KOTA BIMA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima resmi meneken nota kesepahaman dengan lima mitra strategis untuk memperkuat pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dalam demokrasi. Penandatanganan digelar di Aula “Matupa, Mataho, Maraso” Kantor KPU Kota Bima, melibatkan Universitas Muhammadiyah Bima, Universitas Mbojo Bima, Universitas Nggusuwaru Bima, Politeknik Muhammad Dahlan Bima, dan Himpunan Tuna Netra Islam Bima Raya (HATIBIRA).
Kampus Jadi Ujung Tombak Pendidikan Pemilih
Ketua KPU Kota Bima, Suaeb, menekankan bahwa kerja sama ini harus diikuti tanggung jawab dan komitmen nyata dari masing-masing pihak, bukan sekadar seremoni. Ruang lingkup MoU mencakup pendidikan pemilih, sosialisasi kepemiluan, dan penguatan demokrasi melalui berbagai kegiatan yang disepakati bersama.
“Kami sangat mengapresiasi KPU Kota Bima melakukan suatu terobosan baru dengan menggandeng langsung perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan partisipasi dan melibatkan perguruan tinggi dalam peningkatan sistem demokrasi di Kota Bima,” ujar Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Bima, Syamsuddin, mewakili pihak mitra.
Mata Kuliah Demokrasi Bisa Diisi Praktisi KPU
Syamsuddin juga menyoroti potensi kolaborasi yang lebih dalam. Ia menyebut Universitas Muhammadiyah Bima memiliki mata kuliah hukum demokrasi yang komposisinya 50 persen praktik dan 50 persen teori. “Kami berharap ke depannya yang menjadi pengajar dalam mata kuliah itu adalah teman-teman dari praktik-praktik KPU Kota Bima,” tambahnya.
Inisiatif ini dinilai sebagai langkah maju untuk menjembatani teori di bangku kuliah dengan praktik langsung penyelenggaraan pemilu. Beberapa kampus di Kota Bima disebut memiliki mata kuliah yang sangat mendukung penguatan demokrasi.
Komunitas Tunanetra Ikut Dilibatkan
Kehadiran Himpunan Tuna Netra Islam Bima Raya (HATIBIRA) sebagai salah satu mitra menunjukkan upaya KPU Kota Bima menjangkau pemilih dari kelompok rentan. Langkah ini sekaligus memperkuat prinsip demokrasi inklusif yang memastikan hak suara setiap warga negara terpenuhi.
Melalui MoU ini, KPU Kota Bima dan para mitra diharapkan dapat membangun kolaborasi berkelanjutan. Target utamanya: meningkatkan pendidikan pemilih, memperkuat partisipasi masyarakat, dan mendukung terwujudnya demokrasi yang semakin berkualitas di Kota Bima.