SUMBAWA BESAR — Sebanyak 20 anak penghuni Panti Asuhan Annisa di Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, Selasa pekan lalu. Paket bantuan itu terdiri dari tas sekolah, seragam, dan berbagai alat tulis yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas belajar sehari-hari.
Program ini merupakan bagian dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para pegawai PLN. YBM PLN menyalurkan dana tersebut secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan.
Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Motivasi Belajar
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan bahwa pemberian perlengkapan sekolah ini lebih dari sekadar bantuan materi. Menurutnya, kehadiran PLN di tengah masyarakat harus mampu menghadirkan harapan bagi generasi muda.
“Melalui YBM PLN, kami ingin memastikan bahwa keberadaan PLN tidak hanya menghadirkan terang melalui listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan harapan bagi generasi muda. Bantuan perlengkapan sekolah ini merupakan bentuk kepedulian insan PLN kepada anak-anak Panti Asuhan Annisa agar mereka dapat terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita,” ujar Yondri dalam siaran pers yang diterima redaksi.
Dampak Langsung untuk Anak Panti
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pendidikan anak-anak panti. Dengan perlengkapan yang memadai, mereka bisa mengikuti proses belajar dengan lebih percaya diri.
Selain pendidikan, YBM PLN juga memiliki program sosial berkelanjutan di bidang ekonomi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan di Panti Asuhan Annisa menjadi salah satu wujud nyata implementasi nilai-nilai Akhlak yang menjadi budaya kerja PLN.
Yondri menambahkan, semangat berbagi dan gotong royong ini akan terus dijaga oleh insan PLN. “Kami berharap semangat berbagi ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi PLN bersama masyarakat dalam membangun Nusa Tenggara Barat yang lebih maju,” pungkasnya.