NUSA TENGGARA BARAT — Petugas Jasa Raharja Samsat Curup turun langsung ke lapangan untuk memperkenalkan dua kanal digital sekaligus: SIGNAL (Samsat Digital Nasional) dan JASFREN, aplikasi terbaru Jasa Raharja. Sosialisasi ini menyasar wajib pajak kendaraan bermotor yang selama ini masih bergantung pada layanan tatap muka di kantor Samsat.
Dua Layanan Digital yang Diperkenalkan
SIGNAL merupakan platform digital nasional yang memungkinkan masyarakat menyelesaikan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor secara praktis dari perangkat masing-masing. Layanan ini dirancang untuk memangkas waktu dan menghilangkan kebutuhan antrean fisik di loket pembayaran.
Sementara itu, JASFREN adalah aplikasi anyar yang dikembangkan Jasa Raharja sebagai kanal informasi dan layanan perusahaan. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan Jasa Raharja tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.
Edukasi Langsung untuk Wajib Pajak
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya memperkenalkan keberadaan aplikasi, tetapi juga memberikan pendampingan cara mengakses dan menggunakan JASFREN. Pendekatan tatap muka ini dipilih agar wajib pajak memahami manfaat nyata dari layanan digital, bukan sekadar tahu namanya.
Masyarakat diarahkan untuk memanfaatkan kanal digital resmi Jasa Raharja dalam memenuhi kebutuhan administrasi kendaraan. Targetnya, ketergantungan terhadap proses layanan konvensional yang memakan waktu bisa berkurang signifikan.
Mendorong Literasi Digital di Curup
Sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum peningkatan literasi digital masyarakat Curup. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap layanan berbasis aplikasi, warga diharapkan lebih percaya diri menggunakan platform resmi dan terhindar dari calo atau kanal tidak resmi yang kerap merugikan.
Petugas Jasa Raharja Samsat Curup menyatakan edukasi serupa akan terus digencarkan. Transformasi layanan digital hanya akan berhasil jika diimbangi pemahaman masyarakat sebagai pengguna akhir.
Dampak bagi Pelayanan Publik
Kehadiran SIGNAL dan JASFREN di Curup menandai pergeseran layanan Jasa Raharja dari model konvensional menuju ekosistem digital. Bagi wajib pajak, artinya ada alternatif pembayaran dan akses informasi yang lebih fleksibel di luar jam kerja kantor.
Jasa Raharja berharap integrasi kedua platform ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang perlindungan dan perpajakan kendaraan bermotor, sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan perangkat mobile untuk urusan administrasi harian.