Pencarian

3.000 Orang Daftar Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, Panitia Kewalahan Atasi Antrean Membludak

Jumat, 28 Agustus 2026 • 15:09:31 WIB
3.000 Orang Daftar Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, Panitia Kewalahan Atasi Antrean Membludak
Ribuan calon volunteer memadati lokasi walk-in interview rekrutmen MotoGP Mandalika 2026 di Praya, Lombok Tengah, Senin (24/8/2026).

PRAYA — Gelombang antusiasme masyarakat NTB untuk terlibat langsung dalam ajang balap motor kelas dunia di Sirkuit Mandalika pada 9–11 Oktober 2026 mendatang berada di luar perkiraan panitia. Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola, mengungkapkan bahwa pendaftar yang masuk secara daring telah mencapai 3.000 orang, melampaui kebutuhan aktual di lapangan.

Lonjakan ini terasa nyata pada pelaksanaan walk-in interview hari pertama, Senin (24/8/2026). Sebanyak 1.140 calon volunteer memadati lokasi seleksi, sebuah angka yang hampir tiga kali lipat dibandingkan partisipasi hari pertama pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar di angka 400 orang.

Antrean Panjang dan Penyesuaian Cepat di Lapangan

Membludaknya peserta membuat alur antrean di sejumlah titik menjadi padat dan tidak teratur. Panitia mengakui adanya dinamika yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi para calon volunteer yang datang.

"Kami memahami adanya dinamika di lapangan yang dirasakan masyarakat dalam pelaksanaan walk-in interview pada hari pertama. Antusiasme masyarakat pada tahun ini meningkat signifikan," ungkap Ananda Mikola, Kamis (27/8/2026).

Menanggapi hal tersebut, MGPA langsung bergerak melakukan evaluasi dan penyesuaian mekanisme sejak hari kedua. Langkah perbaikan yang diambil antara lain peningkatan pengaturan alur antrean, penyediaan holding room khusus bagi peserta yang menunggu giliran, serta penyediaan air minum untuk menjaga kenyamanan.

Ribuan Relawan Lokal Siap Dukung Operasional Balapan

Para volunteer yang terseleksi nantinya akan ditempatkan di berbagai fungsi operasional penting. Mulai dari marshal, crowd control, security, hingga pengelolaan media center, ticketing, dan hospitality.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Warokka, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat lokal adalah fondasi penting dalam penyelenggaraan event. Ia menyebut ajang ini bukan sekadar kompetisi balap, melainkan ruang belajar bagi warga NTB.

"Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bukan hanya menghadirkan kompetisi balap kelas dunia di Mandalika, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat NTB untuk menjadi bagian langsung dari penyelenggaraannya. Kami ingin momentum ini memberikan pengalaman dan pengetahuan yang dapat menjadi bekal bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap event internasional yang hadir di daerahnya," jelasnya.

Jangkauan Desa dan Jaminan Perlindungan Relawan

Untuk memastikan informasi merata, sosialisasi rekrutmen tidak hanya dilakukan di kota. Panitia berkoordinasi dengan para kepala desa di 23 desa penyangga di sekitar kawasan Sirkuit Mandalika agar kesempatan ini diketahui lebih luas oleh warga.

Para volunteer yang terpilih tidak hanya mendapat pengalaman berharga, tetapi juga kompensasi layak. Mereka akan memperoleh honor perbantuan harian, konsumsi, sertifikat, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama periode penugasan berlangsung.

Proses interview sendiri masih akan berjalan hingga 31 Agustus 2026. Panitia berkomitmen memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan lebih terstruktur dan tertib, dengan tetap mengutamakan kenyamanan seluruh peserta yang ingin menjadi bagian dari gelaran balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks