LOMBOK TENGAH — Antusiasme warga NTB untuk terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 melampaui kuota yang disediakan panitia. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mencatat lebih dari 2.500 orang telah mendaftar hanya dalam lima hari pertama sejak rekrutmen dibuka pekan lalu.
Bahkan pada hari pertama pendaftaran, sekitar 1.140 orang tercatat mengikuti proses walk-in interview di Dining Hall Pertamina Mandalika International Circuit.
Posisi yang Dibutuhkan dan Kualifikasinya
Panitia membuka lowongan untuk berbagai fungsi operasional balapan yang dijadwalkan berlangsung 9-11 Oktober 2026. Kebutuhan tersebut meliputi marshal lintasan, petugas pengendalian kerumunan, keamanan, pengelolaan sampah, hingga tim kebersihan kawasan sirkuit.
Selain itu, tersedia pula posisi di media center, ticketing, hospitality, serta administrasi. HRD Manager MGPA, Nurjanah Firdaus Dewi, menyebut proses seleksi tetap dilakukan meski jumlah pendaftar sudah melebihi target.
Warga Lombok Tengah Mendominasi Pelamar
Dari total pendaftar, sekitar 60 persen berasal dari wilayah Lombok Tengah yang menjadi lokasi sirkuit. Sisanya tersebar dari Kota Mataram, Lombok Barat, serta sejumlah kabupaten lain di NTB.
"Tapi yang kami utamakan dari dalam daerah dulu," kata Nurjanah kepada awak media di sirkuit Mandalika, Selasa pekan lalu.
Hospitality Tak Cukup Sekadar Murah Senyum
Setiap posisi memiliki kriteria penilaian berbeda, terutama untuk petugas yang berhadapan langsung dengan tamu dan penonton internasional.
"Khusus untuk hospitality, ketentuannya tidak sekadar murah senyum, tetapi juga harus ramah, rapi, dan bersih," ujar Nurjanah menjelaskan standar pelayanan yang diharapkan.
Honor Harian dan Jaminan Kerja
Relawan yang terpilih nantinya akan menerima honor perbantuan harian, konsumsi selama bertugas, serta sertifikat pengalaman kerja event internasional. ITDC juga memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama masa penugasan.
Adapun besaran nominal honor harian tidak disebutkan secara resmi oleh pihak penyelenggara.
Rekrutmen Menyasar Warga Lokal hingga 23 Desa
Untuk menjaring calon relawan dari lingkup terdekat, sosialisasi perekrutan dilakukan hingga ke 23 desa di sekitar kawasan sirkuit dengan menggandeng pemerintah desa setempat.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyebut keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting penyelenggaraan. Pengalaman bekerja pada event kelas dunia ini diharapkan bisa menjadi bekal bagi peningkatan kapasitas SDM warga NTB.
"Kami ingin momentum ini memberikan pengalaman dan pengetahuan yang dapat menjadi bekal bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap acara internasional," kata Troy dalam keterangannya.