ENDE — Warga Dusun Nioniba yang rumah dan infrastruktur airnya rusak akibat gempa akhirnya bisa bernapas lega. Tim Sat Brimob Polda NTB yang diperbantukan ke Polda NTT mengoperasikan Ransus water treatment untuk memproduksi air bersih layak minum di tengah pemukiman warga, Selasa (25/8/2026).
Total 1.000 liter air bersih didistribusikan pada hari pertama operasi ini. Kehadiran alat pengolah air baku menjadi air minum ini menjadi solusi cepat di tengah terganggunya pasokan air bersih pascagempa.
Air Bersih Diproduksi Langsung di Titik Pengungsian
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa Ransus water treatment memungkinkan tim memproduksi air bersih langsung di titik-titik yang paling membutuhkan. Warga tidak perlu menempuh jarak jauh untuk sekadar mendapatkan air minum.
“Personel Brimob kami turun langsung membawa Ransus water treatment untuk menyuplai air bersih pasok harian bagi warga di Dusun Nioniba. Kehadiran tim di lapangan adalah bagian dari wujud nyata kehadiran negara di tengah musibah,” ungkap Kombes Pol. Kholid dalam keterangan resminya.
Prioritas Utama: Kebutuhan Dasar dan Keamanan Warga
Selain memastikan ketersediaan air minum, personel Brimob juga menjalankan tugas pemulihan psikologis warga dan memantau situasi keamanan di pemukiman pascagempa. Langkah ini diambil karena sinergi dan respons cepat menjadi kunci penanganan bencana di Ende.
Kerusakan infrastruktur air di lokasi terdampak sempat melumpuhkan akses warga terhadap sumber air bersih. Dengan adanya teknologi pengolahan air dari Brimob, kebutuhan dasar warga diharapkan segera terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Komitmen Dukungan Hingga Pemulihan Selesai
Polda NTB menegaskan akan terus bersiaga memberikan dukungan penuh hingga situasi di Ende kembali pulih. Bantuan logistik dan personel akan dikerahkan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami mendoakan agar seluruh masyarakat NTT, khususnya warga Ende yang terdampak bencana gempa, diberikan kekuatan dan kesabaran. Personel kami akan terus bekerja maksimal membantu masa pemulihan ini,” tutup Kholid.