Pencarian

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Senin, 24 Agustus 2026 • 21:31:31 WIB
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Maluku Barat Daya, BMKG memastikan tidak berpotensi tsunami.

NUSA TENGGARA BARAT — Pusat gempa terletak di koordinat 6.67 Lintang Selatan dan 127.45 Bujur Timur, atau tepatnya 168 kilometer Barat Laut Maluku Barat Daya. BMKG mencatat kedalaman gempa berada di 10 kilometer, yang masuk kategori gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Posisi Episentrum dan Kedalaman Sumber Gempa

Berdasarkan informasi resmi yang diunggah melalui akun media sosial BMKG, episentrum gempa berada di laut dengan mekanisme pergerakan sesar naik. Kedalaman hiposenter yang hanya 10 kilometer membuat guncangan terasa cukup kuat di daratan terdekat.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum menerima laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan. Masyarakat di pesisir Maluku Barat Daya diimbau tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan yang umumnya berkekuatan lebih kecil.

Analisis Seismisitas dan Imbauan Tanggap Darurat

Wilayah Maluku Barat Daya memang dikenal sebagai salah satu zona seismik aktif di Indonesia. Pertemuan lempeng mikro di Laut Banda dan kawasan Laut Flores menjadikan area ini langganan guncangan tektonik dengan magnitudo bervariasi.

BMKG dalam keterangan resminya menegaskan, "Gempa tidak berpotensi tsunami." Pernyataan ini merujuk pada hasil pemodelan ketinggian gelombang yang tidak memenuhi ambang batas peringatan dini.

Masyarakat diminta memastikan informasi kebencanaan hanya bersumber dari kanal resmi BMKG. Informasi palsu atau hoaks pascagempa kerap beredar dan berpotensi menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Prosedur Pelaporan dan Langkah Mitigasi Warga

Warga yang merasakan guncangan kuat diimbau untuk segera berlindung di bawah meja atau struktur bangunan kokoh, kemudian menuju titik evakuasi jika berada di area rawan. Pemerintah daerah setempat bersama BPBD akan melakukan pemantauan lapangan untuk memastikan kondisi terkini.

Kepala desa dan camat di wilayah pesisir diminta proaktif melaporkan kondisi wilayahnya masing-masing kepada pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana. Koordinasi lintas instansi ini penting untuk mempercepat respons jika terjadi kerusakan infrastruktur.

Data terakhir dari BMKG menunjukkan tidak ada perubahan status siaga di wilayah Maluku Barat Daya. Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi gempa melalui aplikasi dan kanal resmi BMKG yang diperbarui secara berkala.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks