PRAYA — Ratusan warga Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, tengah berjuang memenuhi kebutuhan dasar di masa pengungsian pascakebakaran yang melanda kawasan cagar budaya tersebut. Pasokan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak, di samping makanan siap saji untuk konsumsi harian.
Bank NTB Syariah merespons situasi ini dengan menggerakkan unit kerja terdekat. Kantor Cabang (KC) Praya dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pujut langsung diterjunkan untuk memastikan bantuan tiba di lokasi tanpa hambatan birokrasi.
Bantuan Fokus pada Kebutuhan Sanitasi dan Gizi Warga
Bantuan yang disalurkan menyasar dua kebutuhan pokok: ketersediaan air bersih untuk sanitasi serta paket sembako untuk pemenuhan gizi. Langkah ini diambil karena warga yang mengungsi umumnya kesulitan mengakses kebutuhan dasar harian.
Distribusi dilakukan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah dan tokoh masyarakat setempat. Keterlibatan tokoh adat menjadi kunci agar pendataan penerima bantuan tepat sasaran, mengingat struktur sosial di Desa Adat Sade yang masih kuat memegang tradisi.
Manajemen Bank NTB Syariah Sampaikan Duka Cita
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sade. Pihaknya menegaskan komitmen untuk tidak hanya hadir di masa darurat, tetapi juga memantau proses pemulihan kawasan.
"Kami atas nama manajemen dan seluruh insan Bank NTB Syariah menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Adat Sade. Sebagai bentuk kepedulian sosial dan keprihatinan kami, Bank NTB Syariah langsung bergerak menyalurkan bantuan pasokan air bersih serta paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak di pengungsian," ujar Nazaruddin.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan ini dijalankan melalui koordinasi antara Kantor Cabang Praya dan Kantor Cabang Pembantu Pujut sebagai unit kerja terdekat. Sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat terus dijalin agar penanganan darurat dan pemulihan kawasan Sade berjalan baik.
Apa Langkah Pemulihan Selanjutnya?
Bank NTB Syariah berkomitmen memantau perkembangan situasi di lapangan. Dukungan pemulihan lanjutan bagi warga terdampak akan disesuaikan dengan kebutuhan aktual yang muncul setelah masa tanggap darurat berakhir.
Kebakaran di kawasan Desa Adat Sade sendiri menjadi perhatian luas karena lokasinya merupakan salah satu destinasi wisata budaya ikonik di Lombok Tengah. Rumah-rumah tradisional khas Sasak yang menjadi daya tarik wisatawan ikut terdampak, menjadikan upaya pemulihan tidak hanya menyangkut hunian warga, tetapi juga kelestarian situs budaya.