Pencarian

Bupati Lombok Barat LAZ Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Sebelum KPK Segel Kantor, 12 Kepala OPD Ikut Diperiksa

Senin, 20 Juli 2026 • 15:28:31 WIB
Bupati Lombok Barat LAZ Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Sebelum KPK Segel Kantor, 12 Kepala OPD Ikut Diperiksa
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menghadiri acara nonton bareng final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Giri Menang Park pada Minggu malam.

GIRI MENANG — Malam sebelum penyegelan kantornya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) masih sempat duduk santai menonton laga final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Giri Menang Park. Ia ditemani oleh belasan kepala OPD dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Lombok Barat H. Akhmad Saikhu.

Nobar berlangsung sejak babak pertama hingga pertandingan usai. Setelah itu, rombongan masuk ke pendopo untuk melaksanakan salat Subuh berjemaah. Bupati LAZ bertindak sebagai imam. “Tadi malam kita nonton bareng final piala dunia bersama pak Bupati sampai subuh,” ujar Saikhu, Senin (20/7/2026).

Penyegelan Ruang Kerja dan Dinas PUPR

Tim KPK menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat serta kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) dan Pengadaan Barang Jasa (PBJ) Lombok Barat pada Senin pagi. Saat penyegelan berlangsung, Bupati LAZ sudah berada di kantor sejak pukul 07.00 Wita setelah pulang dari nobar.

“Setelah masuk kantor baru saya tahu kejadian seperti ini (penyegelan),” imbuh Saikhu. Ia mengaku tidak mengetahui apakah ada tim KPK yang ikut nobar sebelum melakukan pengamanan, karena suasana saat itu sangat ramai.

Dukungan Bupati untuk Argentina Sebelum Penangkapan

Dua hari sebelumnya, Bupati LAZ sempat menyatakan dukungannya untuk Timnas Argentina saat ditemui di sela-sela sidang paripurna DPRD Lombok Barat, Jumat (18/7/2026). Ia memilih Argentina karena faktor pengalaman dan mentalitas tim yang dinilainya kerap bangkit dari keterpurukan. “Saya pilih yang berpengalaman, karena yang bisa menentukan kemenangan itu adalah pengalaman,” katanya.

12 Kepala OPD Dibawa ke Mako Brimob

Selain Bupati LAZ, tim KPK juga membawa sekitar 12 kepala OPD ke Mako Brimob Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari KPK terkait nilai kerugian negara atau modus operandi yang digunakan dalam kasus tersebut. Proses hukum masih berlangsung di Mapolda NTB.

Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks