Pencarian

Seleksi Komisioner BAZNAS Lombok Barat Dibuka untuk Umum, Bupati Minta Latar Belakang Tidak Hanya dari Tokoh Agama

Jumat, 17 Juli 2026 • 12:57:32 WIB
Seleksi Komisioner BAZNAS Lombok Barat Dibuka untuk Umum, Bupati Minta Latar Belakang Tidak Hanya dari Tokoh Agama
Pendaftaran seleksi Komisioner BAZNAS Lombok Barat periode 2026-2031 resmi dibuka pada 10 hingga 12 Agustus 2026.

LOBAR — Tahapan seleksi Komisioner BAZNAS Lombok Barat periode 2026-2031 sudah dimulai. Berdasarkan pengumuman bernomor 01/Pansel-BAZNAS/2026 yang ditandatangani Ketua Pansel H. Ahmad Saikhu, pendaftaran dibuka pada 10 hingga 12 Agustus 2026.

Proses seleksi berlangsung ketat. Seleksi administrasi dijadwalkan pada 13-14 Agustus, hasilnya diumumkan 20 Agustus. Setelah itu, peserta mengikuti uji kompetensi dan wawancara pada 26-27 Agustus. Pimpinan BAZNAS terpilih akan diumumkan pada 29 Agustus 2026.

Latar Belakang Pelamar Tidak Dibatasi

Ketua Pansel H. Ahmad Saikhu memastikan proses rekrutmen ini transparan dan terbuka untuk umum. Pihaknya tidak membatasi latar belakang pelamar, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, hingga pengusaha.

"Dibuka untuk umum, secara transparan dibuka sebesar-besarnya, silakan," ujar Saikhu kepada awak media, Kamis (16/7).

Masa Jabatan Komisioner Saat Ini Berakhir 2027

Masa jabatan Komisioner BAZNAS Lobar saat ini baru akan berakhir pada 2027 mendatang. Sesuai regulasi, tahapan seleksi baru dimulai enam bulan sebelum masa jabatan berakhir. Saikhu menegaskan pelantikan komisioner baru akan dilakukan setelah masa jabatan komisioner lama selesai.

"Dia habiskan dulu masa jabatan yang sekarang, barulah komisioner yang baru dilantik," terangnya.

Pansel Kabupaten Akan Pilih 10 Besar Kandidat

Proses seleksi dilakukan bertahap. Tim pansel kabupaten akan menyaring hingga 10 besar kandidat untuk diusulkan ke BAZNAS Pusat. Tahapannya meliputi seleksi kompetensi, penulisan makalah, hingga wawancara.

Setelah itu, BAZNAS Pusat kembali menyeleksi menjadi lima orang melalui verifikasi faktual dan penilaian kelayakan akhir. Hasil akhirnya diserahkan kepada kepala daerah untuk ditetapkan.

"Nanti BAZNAS Pusat yang akan menyeleksi menjadi lima orang," ucap Saikhu.

Target Baru: Gali Potensi Zakat dari Masyarakat Umum

Pemkab Lobar berharap komisioner baru mampu mengembangkan lembaga pengumpul dana umat tersebut. Selama ini, BAZNAS Lobar masih terpaku pada pengumpulan dana dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diwajibkan melalui regulasi daerah.

Saikhu menyebut BAZNAS bisa mencari potensi lain dari masyarakat kalangan mampu, industri perhotelan, restoran, hingga perusahaan. "Kita harapkan juga masyarakat yang berkelebihan, nah itu bisa memanfaatkan untuk menyalurkan infak, sedekah gitu. BAZNAS ini yang salurkan," ucapnya.

Bupati Minta Komisioner dengan Keahlian Manajemen

Bervariasinya latar belakang komisioner menjadi penekanan khusus Bupati Lobar. Hal ini dinilai penting agar manajemen lembaga lebih tertata dan memiliki target serta sasaran yang jelas.

"Memang idealnya kalau kita maunya yang komplit. Ini kan ada 5 orang, kita harapkan di samping ada unsur tokoh masyarakat, ada juga tokoh agama, ada juga yang memang ahli manajemen," pungkas Saikhu.

Bagikan
Sumber: radarmandalika.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks