MATARAM — Empat kelurahan di Kota Mataram yang sudah mengajukan proposal untuk Program Desa dan Kelurahan Berdaya kini mulai mempersiapkan kegiatan sesuai potensi wilayah masing-masing. Namun, delapan kelurahan lainnya masih belum bergerak, membuat realisasi anggaran tahun ini tertahan di tingkat provinsi.
Mengapa Hanya Empat Kelurahan yang Bergerak?
Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana, mengatakan pihaknya hanya bertindak sebagai penerima manfaat dalam program yang digagas oleh Pemprov NTB ini. Seluruh proses pengajuan proposal, verifikasi, hingga pencairan dana sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Ada beberapa desa di NTB yang anggarannya sudah cair. Sementara di Kota Mataram baru empat kelurahan yang mengusulkan proposal,” ujarnya, Minggu (12/7).
Bidang Apa Saja yang Bisa Diusulkan?
Setiap kelurahan diminta menyusun proposal berdasarkan potensi dan kebutuhan wilayahnya sendiri. Program yang bisa diusulkan mencakup empat bidang utama:
- Ketahanan pangan
- Pariwisata
- Lingkungan hidup
- Tema transformasi lainnya yang relevan dengan potensi lokal
Setiap proposal akan dinilai oleh tim yang dibentuk Pemprov NTB sebelum dana sebesar Rp300 juta per kelurahan dicairkan. Kelurahan yang dinyatakan lolos verifikasi berhak menerima bantuan untuk mendukung pelaksanaan program mereka.
Apa Peran Pemkot Mataram?
Meski tidak terlibat dalam proses teknis pengajuan dan pencairan, Pemkot Mataram akan berperan melakukan pengawasan saat program mulai berjalan di lapangan. “Mudah-mudahan program ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Sudarsana.
Ia menambahkan, program ini masih dalam tahap berproses. Pihaknya berharap seluruh kegiatan yang dirancang oleh masing-masing kelurahan dapat memberikan dampak nyata bagi warga setempat.
Bagaimana Nasib Delapan Kelurahan Lain?
Menanggapi kemungkinan adanya kelurahan yang tidak lolos verifikasi meski sudah ditetapkan sebagai peserta, Sudarsana menegaskan hal tersebut sepenuhnya kewenangan Pemprov NTB. Setiap proposal akan dinilai kelayakannya oleh tim provinsi sebelum bantuan dana dicairkan.
Program Desa dan Kelurahan Berdaya sendiri merupakan inisiatif Pemprov NTB yang menyasar 12 kelurahan di Kota Mataram. Hingga pekan lalu, baru sepertiga dari total peserta yang telah melengkapi persyaratan administrasi dan menyampaikan proposal kegiatan mereka ke tingkat provinsi.