SUMBAWA BESAR — Bupati Sumbawa H Syarafuddin Jarot mendampingi langsung tim Kementerian PU saat meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan itu dihadiri kepala OPD terkait, para kabag, dan Baperrida pada Kamis (5/6/2026).
Lahan Strategis di Dekat Kota dan Pelabuhan
Bupati Sumbawa menyebut tim Kementerian PU menilai lokasi yang disiapkan sangat strategis. Area seluas 15 hektar itu berada di lahan datar, dekat pusat kota, dekat pelabuhan, dan langsung bersebelahan dengan jalan negara.
"Alhamdulillah hari ini tim dari Kementerian PU turun mengecek lokasi. Alhamdulillah lokasinya mereka anggap luar biasa strategis," ujar Bupati Sumbawa saat ditemui di sela-sela kegiatan, Kamis (5/6/2026).
Verifikasi Terakhir Sebelum Eksekusi Proyek
Kepala Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis NTB, Agung Setiawan, S.T., M.T., menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat. Targetnya, sebanyak 100 unit Sekolah Rakyat dibangun setiap tahun.
Lahan 15 hektar di Sumbawa ini merupakan usulan Bupati Sumbawa yang kini memasuki tahap verifikasi akhir. Agung berharap seluruh kriteria yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dapat dipenuhi.
"Kemudian bisa dilaksanakan pembangunan di sini yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat Sumbawa pada umumnya, dan Provinsi NTB pada khususnya," kata Agung Setiawan.
Kapasitas Tampung 3.000 Murid
Bupati menegaskan bahwa kunjungan tim Kementerian PU ini merupakan verifikasi terakhir. Lahan seluas 15 hektar tersebut rencananya akan dibangun untuk menampung sebanyak 3.000 murid.
Dengan aksesibilitas yang dinilai baik oleh tim pusat, pembangunan Sekolah Rakyat di Sumbawa diharapkan segera terealisasi. Program ini menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat di daerah tersebut.