Pencarian

Biaya Pemulangan ke NTB Terlalu Mahal, Jenazah Korban Pembakaran di Seruyan Dimakamkan di Kobar

Senin, 22 Juni 2026 • 15:35:02 WIB
Biaya Pemulangan ke NTB Terlalu Mahal, Jenazah Korban Pembakaran di Seruyan Dimakamkan di Kobar
Jenazah Siti Juhairiyah disiapkan untuk pemakaman di Kotawaringin Barat setelah penanganan medis di RSUD Hanau.

SERUYAN — Siti Juhairiyah mengembuskan napas terakhir di RSUD Hanau, Seruyan, pukul 04.04 WIB setelah menjalani perawatan intensif selama sepuluh hari. Korban mengalami luka bakar serius akibat disiram bensin dan dibakar oleh mantan suami sirinya, Sendi Ramadan, di sebuah warung angkringan di Kilometer 63, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Keluarga Ikhlas, Biaya Pemulangan ke Lombok Capai Puluhan Juta?

Direktur RSUD Hanau, dr Atet Kurniadi, mengatakan pihak keluarga sempat berencana membawa jenazah ke Lombok, NTB. Namun setelah mempertimbangkan biaya pemulangan yang sangat besar, keluarga akhirnya mengikhlaskan untuk dilakukan pemakaman di Kalimantan.

"Rencana awal memang akan dibawa ke Lombok, tetapi karena biaya sangat besar, kemungkinan besar akan dimakamkan di Kalimantan saja," kata dr Atet dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).

Kronologi Kekerasan: Dipukul Kayu Lalu Dibakar

Peristiwa tragis itu bermula saat korban dan pelaku bertemu di sebuah warung angkringan. Sebelum menyiramkan bensin dan membakar korban, Sendi Ramadan diduga terlebih dahulu memukul kepala Siti menggunakan sebatang kayu. Pelaku kemudian melarikan diri usai melakukan aksinya.

Tim gabungan kepolisian berhasil menangkap Sendi Ramadan di Bontang, Kalimantan Timur, pada Jumat (19/6/2026). Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan kejaksaan.

Proses Pemakaman dan Status Hukum Korban

Proses pemulasaraan jenazah telah selesai dilakukan di RSUD Hanau. Pihak rumah sakit masih menunggu koordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan sebelum pemakaman dapat dilaksanakan.

"Prosesi di kamar jenazah sudah selesai tinggal menunggu pihak kepolisian dan kejaksaan," tambah dr Atet.

Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto, mengatakan pemakaman rencananya dilakukan pada siang hari. Namun pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak kejaksaan, karena Siti Juhairiyah masih berstatus sebagai saksi korban.

"Siang ini dimakamkan, ini tinggal menunggu pihak kejaksaan," ujar Iptu Agung.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks