SUMBAWA — Prestasi ini diraih setelah tim melalui serangkaian seleksi ketat di tingkat provinsi. Kini, rombongan tengah bersiap untuk bertolak ke Jakarta guna menjalani tahap penilaian final yang memperebutkan posisi tiga besar nasional.
Ketua BKMT Kecamatan Sumbawa, Junaida Iriani S.Pd, yang akrab disapa Bunda Elly, mengaku bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh anggota majelis taklim.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga karena MT PKK Kelurahan Pekat bisa membawa nama Sumbawa dan NTB ke tingkat nasional. Ini berkat kerja keras, kekompakan dan semangat seluruh tim yang sudah mengikuti beberapa seleksi sebelumnya,” ujar Bunda Elly, Sabtu (16/5/2026).
Bersaing dengan 9 Provinsi Lain
Dalam ajang tersebut, Majelis Taklim PKK Kelurahan Pekat tidak sendirian. Mereka harus bersaing dengan perwakilan dari sembilan provinsi lainnya, yaitu Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Jambi, Kalimantan Utara, Banten, Riau, dan Sulawesi Utara.
Persaingan dipastikan ketat. Setiap tim akan dinilai berdasarkan kemampuan membawakan lagu Mars BKMT dengan baik dan benar, serta kekompakan gerakan dan ekspresi.
Doa dan Dukungan dari Masyarakat
Bunda Elly berharap seluruh masyarakat Sumbawa dan NTB turut mendoakan agar timnya bisa memberikan hasil terbaik di tingkat nasional. Target mereka jelas: masuk tiga besar dan membawa pulang prestasi membanggakan untuk daerah.
“Semoga kami bisa masuk tiga besar dan membawa prestasi untuk NTB, khususnya Kabupaten Sumbawa,” harapnya.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Sumbawa. Pasalnya, tidak mudah bagi perwakilan dari daerah untuk bisa menembus 10 besar nasional di tengah dominasi peserta dari provinsi-provinsi besar di Indonesia.
Rombongan dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat. Seluruh persiapan, mulai dari latihan vokal hingga koreografi, terus dimatangkan agar penampilan di Jakarta nanti maksimal.