Pencarian

Lombok Timur Borong 5 Penghargaan Pendidikan Terbaik Tingkat NTB

Minggu, 03 Mei 2026 • 01:07:04 WIB
Lombok Timur Borong 5 Penghargaan Pendidikan Terbaik Tingkat NTB
Sekretaris Daerah Lombok Timur menerima lima penghargaan pendidikan terbaik tingkat NTB pada Hardiknas 2026.

SELONG — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyabet lima penghargaan kategori terbaik tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5/2026). Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menerima langsung apresiasi tersebut di sela upacara peringatan di Halaman Kantor Bupati.

Capaian ini menempatkan Lombok Timur sebagai daerah dengan performa pendidikan paling menonjol di NTB tahun ini. Sejumlah kategori strategis berhasil dikuasai, mulai dari tata kelola keuangan hingga inovasi dukungan program prioritas nasional yang melibatkan komunitas guru.

Daftar Penghargaan Bergengsi yang Diraih Pemkab Lombok Timur

Dalam evaluasi tingkat provinsi, Dinas Pendidikan Lombok Timur meraih predikat Terbaik II se-NTB dalam Kategori Pengelolaan BOSP. Pada aspek kreativitas kebijakan, daerah ini mengamankan posisi Terbaik I dalam Inovasi Dukungan terhadap Program Prioritas se-NTB.

Pemerintah daerah juga mendapatkan rapor hijau pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan dengan meraih Kinerja Terbaik I se-NTB. Prestasi lainnya mencakup Kinerja Terbaik III dalam Kategori Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) serta predikat Mitra Pembangunan Terbaik melalui Kategori Komunitas Pendidikan Guru Gaptek.

"Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun watak dan peradaban bermartabat," kata Sekda Juaini Taofik saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Apresiasi untuk Sekolah Inovatif dan Pengelolaan Dapodik

Selain penghargaan tingkat kabupaten, sejumlah satuan pendidikan di Lombok Timur turut menerima apresiasi atas inovasi di lapangan. TKN 02 Pringgabaya dinobatkan sebagai Satuan Pendidikan Kategori Inovatif dalam Pemanfaatan Rapor Pendidikan. Sementara itu, SDN 4 Lenek meraih penghargaan Peningkatan Kualitas Dapodik Kategori Responsif.

Implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat juga menjadi sorotan dengan keberhasilan tiga sekolah, yakni TKN Pembina Sambelia, SDN 3 Toya, dan SMPN 2 Sakra Barat. Keberhasilan ini mempertegas komitmen daerah dalam mengadopsi program karakter sejak dini.

Beberapa sekolah lain seperti SDN 1 Sembalun Bumbung, SDN 1 Lenek Ramban Biak, SMPN 1 Sukamulia, dan SMPN 1 Suela juga membawa pulang kategori utama berupa plakat, piagam, serta piala atas dedikasi kualitas pengajaran mereka.

Target Revitalisasi 16.167 Sekolah dan Beasiswa Guru

Momentum Hardiknas 2026 juga menjadi panggung sosialisasi target nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah pusat menargetkan revitalisasi 16.167 satuan pendidikan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dimulai sejak 2025. Langkah ini dibarengi distribusi Papan Interaktif Digital (PID) ke lebih dari 288.000 sekolah di seluruh Indonesia.

Sektor kesejahteraan dan kompetensi guru turut mendapat atensi khusus. Pemerintah menyiapkan beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) senilai Rp3 juta per semester bagi guru yang belum menempuh jenjang S1. Program ini menyasar 150.000 guru pada tahun 2026 guna memastikan standar kualifikasi tenaga pendidik terpenuhi secara merata.

Prinsip 3M dalam Transformasi Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan bahwa transformasi pendidikan nasional harus bersandar pada prinsip 3M: Mindset (pola pikir) maju, Mental kuat, dan Misi lurus. Tanpa ketiga fondasi tersebut, kebijakan pendidikan dikhawatirkan hanya akan menjadi formalitas kuantitatif tanpa dampak substansial.

Pemerintah kini fokus pada penguatan budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menunjang konsentrasi siswa. Fokus literasi, numerasi, dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) tetap menjadi pilar utama dalam mencetak SDM unggul dari daerah.

Rangkaian prestasi yang diborong Lombok Timur pada Hardiknas 2026 ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah tersebut. Pemerintah daerah berkomitmen terus mengawal program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) di seluruh jenjang sekolah.

Bagikan
Sumber: suarantb.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks