Pencarian

Dekranasda Sumbawa Konsultasi ke BRIDA NTB, Pewarna Alam dan Kulit Jagung Disiapkan Jadi Produk Bernilai Jual

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 13:02:01 WIB
Dekranasda Sumbawa Konsultasi ke BRIDA NTB, Pewarna Alam dan Kulit Jagung Disiapkan Jadi Produk Bernilai Jual
Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot berkunjung ke Kantor BRIDA NTB untuk berkonsultasi mengenai pengembangan produk kerajinan.

MATARAM — Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot berkunjung ke Kantor BRIDA NTB dan menempatkan dua persoalan sebagai fokus pembicaraan: pewarnaan alam untuk kain tenun khas Sumbawa serta pengolahan kulit jagung menjadi tas dan aneka produk kreatif. Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi kelembagaan, melainkan permintaan pendampingan teknis agar gagasan tersebut bisa dipraktikkan perajin di lapangan.

Dalam pertemuan tersebut, Ida Fitria menegaskan bahwa penggunaan pewarna alam bukan pilihan teknis semata. Ada tiga kepentingan yang hendak dijaga sekaligus: kualitas kain, identitas budaya, dan daya saing produk di pasar yang lebih luas.

"Pewarna alam ini penting untuk menjaga kualitas kain tenun khas Sumbawa. Selain ramah lingkungan, juga memperkuat identitas budaya dan daya saing produk perajin kita. Kami berharap BRIDA NTB dapat memberikan masukan dan pendampingan agar pengembangannya tepat, berkualitas, dan berkelanjutan," ujar Ida Fitria.

Kulit Jagung yang Selama Ini Dibuang

Persoalan kedua yang diangkat Dekranasda Sumbawa adalah limbah pertanian. Kulit jagung, yang selama ini kerap berakhir sebagai sampah, dinilai menyimpan potensi ekonomi bila diolah dengan inovasi dan teknologi tepat guna.

Menurut Ida Fitria, pengolahan kulit jagung dapat membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM dan perajin. Langkah itu sekaligus mendorong pengurangan limbah di daerah.

"Kulit jagung yang selama ini sering menjadi limbah ternyata memiliki potensi besar. Jika diolah dengan inovasi dan teknologi tepat guna, bahan ini bisa menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomis. Ini peluang baru bagi UMKM dan perajin," katanya.

Yang Diminta Sumbawa dari BRIDA NTB

Dari kunjungan itu, Dekranasda Kabupaten Sumbawa berharap memperoleh dukungan berupa kajian, riset, dan pendampingan teknis. Ida Fitria menilai kolaborasi antarkelembagaan diperlukan agar pengembangan pewarnaan alam dan pemanfaatan kulit jagung tidak berhenti pada ide.

"Kami datang untuk berkonsultasi dan belajar langsung kepada BRIDA NTB. Harapannya, ada pendampingan yang sifatnya aplikatif, sehingga perajin di Sumbawa bisa mengadopsi inovasi ini dengan mudah dan hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya," tambahnya.

Kepala BRIDA NTB menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan lembaganya mendukung pengembangan produk kerajinan melalui kajian, riset, serta inovasi yang dapat diterapkan masyarakat. Dukungan itu diharapkan memperkuat kapasitas perajin dan pelaku UMKM dalam menghasilkan produk inovatif dan berdaya saing.

Dukungan Lintas Perangkat Daerah

Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa dalam kunjungan itu didampingi Kepala Bapperida Sumbawa Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., Sekretaris Bapperida Dwi Rahayu, ST., MM, serta jajaran. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kerajinan berbasis bahan lokal dan ramah lingkungan.

Kolaborasi Dekranasda Kabupaten Sumbawa dan BRIDA NTB diharapkan tidak berhenti pada menghasilkan produk kerajinan baru. Pendekatan riset dan inovasi diproyeksikan memperkuat ekosistem usaha kreatif di daerah, dengan pewarna alam dan kulit jagung sebagai sumber nilai tambah bagi perajin.

Bagi perajin tenun Sumbawa, arah kerja sama ini menyentuh persoalan yang selama ini membatasi: ketersediaan bahan pewarna yang konsisten dan cara mengolah limbah pertanian menjadi barang jual. Keduanya kini menunggu tindak lanjut berupa kajian dan pendampingan teknis dari BRIDA NTB.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nuansantb.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks