SELONG — Kepala Dinas Pariwisata, Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas PUPR Lombok Timur masih diisi pelaksana tugas. Empat posisi strategis itu menjadi alasan utama Pemkab Lotim mempercepat seleksi calon pejabat definitif.
Haerul menyebut proses pengisian jabatan saat ini tengah berjalan. Sejumlah usulan yang diajukan ke Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara sudah mendapat persetujuan, sehingga tahapan berikutnya bisa segera dilakukan.
Mengapa Pemkab Lotim Tak Ingin Menunggu Lama
Percepatan pengisian jabatan dinilai penting untuk mengakhiri kondisi kepemimpinan yang dijalankan pelaksana tugas di sejumlah organisasi perangkat daerah. Menurut Haerul, posisi yang terlalu lama diisi Plt berisiko membuat kinerja OPD tidak optimal.
"Karena banyak yang masih kosong, kita tidak perlu menunggu terlalu lama supaya tidak terkesan Plt terus. Makanya, kita harus segera melakukan pengisian jabatan," ujar H. Iron, sapaan Bupati Lotim, menjawab media di Selong, Selasa (19/10/2026) malam.
Empat Jabatan Strategis yang Masih Diisi Plt
Berdasarkan data yang dihimpun, jabatan yang belum memiliki pejabat definitif meliputi:
- Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur
- Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong
- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur
- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lombok Timur
Keempat posisi tersebut berperan langsung dalam pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik. Kekosongan jabatan definitif menjadi perhatian pemerintah daerah karena menyangkut pengambilan keputusan di tingkat OPD.
Usulan Baru Masih Diproses lewat BKPSDM
Pemkab Lotim juga tengah mengusulkan sejumlah jabatan lainnya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Langkah itu diambil agar seluruh proses pengisian dapat dituntaskan tahun ini.
Haerul berharap seluruh usulan yang diajukan memperoleh persetujuan, sehingga pejabat definitif bisa segera ditetapkan dan dilantik. Dengan begitu, pelaksanaan tugas pemerintahan di masing-masing OPD diharapkan berjalan lebih optimal.
Realisasi pengisian seluruh jabatan tetap bergantung pada proses pengusulan dan persetujuan dari instansi terkait. Pemkab Lotim menargetkan pelantikan pejabat definitif terealisasi pada 2026.