MATARAM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada pada koordinat 9,44 Lintang Selatan dan 115,80 Bujur Timur. Pusat gempa di laut itu berjarak 91 kilometer arah baratdaya Lombok Barat.
Guncangan terasa di tiga wilayah dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II. Warga di Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Tengah melaporkan getaran ringan saat sebagian besar sedang beristirahat.
Berapa Kekuatan dan Kedalaman Gempa?
BMKG mencatat magnitudo gempa 4,5 dengan kedalaman 22 kilometer. Kedalaman dangkal seperti itu membuat getaran lebih mudah dirasakan di permukaan, meski skalanya tergolong lemah.
Skala MMI II berarti getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang, terutama yang berada di dalam rumah. Benda ringan yang digantung bisa bergoyang, tetapi tidak menimbulkan kerusakan bangunan.
Wilayah Mana Saja yang Merasakan Getaran?
Tiga kabupaten/kota melaporkan getaran, yakni Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Tengah. Ketiganya berada dalam radius puluhan kilometer dari titik episenter di laut.
Hingga informasi ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Warga diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Mengapa Data Gempa Bisa Berubah?
BMKG menyatakan informasi awal gempa mengutamakan kecepatan penyampaian. Hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data yang masuk.
Pembaruan biasanya menyangkut koreksi magnitudo, kedalaman, maupun koordinat episenter. Masyarakat disarankan memantau kanal resmi BMKG untuk memperoleh informasi terbaru.