SUMBAWA BARAT — L. Yusril Mahendra bersama dua rekannya, Habiburrahman dan Dedi Andrian, awalnya hanya hendak menyelesaikan penggalian lubang tangki septik. Cangkul mereka menghantam benda keras di kedalaman sekitar satu meter. Setelah diperiksa, benda itu ternyata kerangka tulang manusia lengkap dengan sebuah kendi kuno di sisi tengkorak.
Penemuan itu langsung menggegerkan warga Dusun Mantun Timur, Desa Mantun, Kecamatan Maluk. Ketiga pekerja mengumpulkan temuan ke dalam kantong plastik, lalu melaporkannya ke Kepala Dusun Mantun Timur Siswanto, Kepala Desa Mantun Hery Wibowo, dan Polsek Maluk.
Polisi dan Tim Inafis Olah TKP Sejak Siang
Personel Polsek Maluk, piket Reskrim, Tim Inafis, dan Satreskrim Polres Sumbawa Barat tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 Wita. Petugas langsung menggelar olah tempat kejadian perkara awal di titik penggalian.
Tim identifikasi Satreskrim Polres Sumbawa Barat mengevakuasi kerangka ke RSUD Asy-Syifa sekitar pukul 16.00 Wita. Pihak rumah sakit menyimpan sekaligus memeriksa kerangka tersebut untuk kepentingan penyelidikan.
Kasat Reskrim: Identitas dan Penyebab Masih Diselidiki
Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas melalui Kasat Reskrim Iptu Firman Rinaldi membenarkan penemuan kerangka tengkorak manusia itu. Firman menyatakan penyelidikan mendalam masih berjalan di lapangan.
"Iya, benar. Kami telah menerima laporan terkait penemuan tengkorak tersebut. Saat ini anggota kami masih di lapangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas serta penyebab pasti kejadian ini," tegas Iptu Firman, Sabtu (19/9/2026).
Kendi Kuno di Samping Tengkorak Jadi Petunjuk
Selain kerangka, petugas mengamankan sebuah kendi kuno yang ditemukan tepat di samping tengkorak. Keberadaan benda itu menjadi salah satu fokus pemeriksaan tim identifikasi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkap identitas kerangka manusia tersebut. Situasi keamanan di lokasi kejadian dilaporkan tetap aman dan kondusif.