NUSA TENGGARA BARAT — Berikut lima penyebab yang perlu ibu pahami sebelum memulai program hamil lagi.
1. Usia Ibu Bertambah
Pada kehamilan pertama, usia ibu mungkin masih di awal 20-an atau mendekati 30 tahun. Saat mencoba anak kedua, usia biasanya sudah bertambah beberapa tahun.
Seiring bertambahnya usia, kualitas dan jumlah sel telur bisa menurun. Ini membuat peluang kehamilan secara alami ikut berkurang.
2. Kondisi Kesehatan Berubah Setelah Kehamilan Pertama
Kehamilan pertama bisa meninggalkan perubahan pada tubuh, misalnya berat badan yang belum kembali ideal atau munculnya kondisi seperti tekanan darah tinggi dan diabetes gestasional.
Riwayat kesehatan ini perlu dievaluasi lagi sebelum ibu memulai program hamil anak kedua. Konsultasi dengan dokter kandungan membantu memetakan langkah yang tepat.
3. Pola Menyusui dan Jarak Kelahiran
Ibu yang masih menyusui aktif bisa mengalami keterlambatan ovulasi. Ini membuat siklus haid belum kembali normal sehingga masa subur lebih sulit diprediksi.
Jarak kelahiran yang terlalu dekat juga memberi tubuh sedikit waktu untuk pulih. Memberi jeda cukup antar kehamilan membantu rahim dan cadangan nutrisi ibu kembali optimal.
4. Kesibukan Mengurus Anak Pertama
Mengurus balita atau anak usia sekolah menyita energi dan waktu. Jadwal tidur yang tidak teratur, stres, dan kelelahan bisa memengaruhi hormon kesuburan baik pada ibu maupun pasangan.
Mengatur waktu istirahat dan membagi beban pengasuhan dengan pasangan jadi langkah sederhana yang sering terlewat.
5. Faktor Kesuburan Pasangan
Kesulitan program hamil anak kedua tidak selalu berasal dari ibu. Kualitas sperma pasangan juga bisa berubah seiring usia dan gaya hidup, misalnya kebiasaan merokok atau paparan panas berlebih.
Pemeriksaan kesuburan sebaiknya dilakukan bersama, bukan hanya pada satu pihak.
Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter
Jika ibu berusia di bawah 35 tahun dan sudah mencoba selama 12 bulan tanpa hasil, atau di atas 35 tahun dan sudah mencoba 6 bulan, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter kandungan.
Segera periksa juga jika ada riwayat haid tidak teratur, nyeri panggul hebat, atau riwayat keguguran berulang.
Program hamil anak kedua memang bisa terasa berbeda, tapi bukan berarti mustahil. Dengan memahami faktor di atas dan memeriksakan diri lebih awal, ibu bisa menyusun rencana yang lebih realistis bersama pasangan.