NUSA TENGGARA BARAT — Laga pekan kedua Serie A mempertemukan Cagliari dengan Inter Milan di Sardinia, Minggu (30/8) malam WIB. Kedua tim sama-sama mengawali musim dengan kemenangan, namun status juara bertahan membuat Inter diunggulkan membawa pulang tiga poin.
Rekor Dominasi Inter di Kandang Cagliari
Inter punya sejarah pertemuan yang nyaris sempurna melawan Cagliari. Dari 30 poin terakhir yang diperebutkan, Nerazzurri meraup 28 poin dengan rata-rata mencetak 2,6 gol per laga.
Lebih impresif lagi, Inter memenangkan enam pertandingan terakhir di kandang Cagliari. Tiga laga terakhir bahkan berakhir tanpa kebobolan. Catatan ini jelas memberi tekanan psikologis bagi tuan rumah.
Start Melejit: Inter Hajar Monza 4-1
Pasukan Cristian Chivu membuka musim dengan kemenangan telak 4-1 atas Monza. Sempat tertahan setelah gol Hakan Calhanoglu dibalas lawan, Inter tampil dominan di babak kedua.
Yann Bisseck, Piotr Zielinski, dan Pio Esposito bergantian mencetak gol untuk memastikan tiga poin. Kemenangan ini melanjutkan momentum positif setelah musim lalu Inter merebut double domestik, Scudetto ke-21 dan Coppa Italia ke-10.
Kebangkitan Cagliari: Empat Kemenangan Beruntun
Cagliari bukan lawan yang bisa diremehkan. Rossoblu membuka musim dengan kemenangan atas Parma, hasil yang pertama mereka raih di giornata pembuka sejak 2013.
Alessandro Romano menjadi pahlawan lewat gol indah di debut liganya, sementara Cagliari juga tiga kali membentur tiang atau mistar gawang. Tim asuhan Fabio Pisacane bahkan sedang dalam tren positif dengan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi sejak akhir musim lalu.
Finis di posisi ke-14 musim lalu menjadi pencapaian terbaik klub di Serie A dalam sembilan tahun terakhir. Dukungan publik Sardinia diyakini bisa menjadi faktor tambahan bagi tuan rumah.
Kunci Pertandingan: Penguasaan Bola vs Transisi Cepat
Inter diperkirakan akan mengandalkan dominasi penguasaan bola dan kualitas lini tengah. Calhanoglu menjadi kunci dalam mengatur tempo permainan, sementara Zielinski dan para wing-back memberi variasi serangan.
Cagliari kemungkinan besar bermain lebih disiplin sambil menunggu momen transisi cepat. Kunci bagi tuan rumah adalah menahan tekanan Inter di fase awal pertandingan, lalu memanfaatkan peluang dari serangan balik.
Jika mampu bertahan dari gempuran awal Nerazzurri, dukungan publik Sardinia bisa menjadi pembeda di sisa laga.