Pencarian

Kolaborasi PII, Pemprov NTB, dan Unram Dorong Hilirisasi Energi Bersih Lewat Kunjungan Industri dan FGD

Senin, 20 Juli 2026 • 10:54:31 WIB
Kolaborasi PII, Pemprov NTB, dan Unram Dorong Hilirisasi Energi Bersih Lewat Kunjungan Industri dan FGD
Peserta menguji sepeda listrik dalam kunjungan industri di PT Gridwiz Energy and Mobility, Mataram, 13 Juli 2026.

MATARAM — Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam rangkaian kegiatan yang digagas PII bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Unram. Rangkaian acara yang berlangsung pada 13 hingga 15 Juli 2026 itu bertujuan memperkuat ekosistem energi bersih di NTB, yang dinilai memiliki potensi besar namun masih menghadapi sejumlah tantangan struktural.

Kunjungan ke Pabrik Kendaraan Listrik untuk Buktikan Teknologi

Kegiatan diawali dengan Industrial Site Visit & Learning Experience di PT Gridwiz Energy and Mobility pada 13 Juli 2026. Peserta, yang terdiri dari akademisi, pelaku industri, dan perwakilan pemerintah, mendapatkan pengalaman langsung menguji sepeda listrik hingga motor listrik.

Direktur Operasional Gridwiz, Alfiyah Umi, menegaskan bahwa pengalaman langsung menjadi cara paling efektif untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. “Kami ingin menunjukkan bahwa kendaraan listrik adalah solusi nyata untuk mendukung transisi energi dan dekarbonisasi sektor transportasi,” ujarnya.

FGD di Unram Bahas Regulasi hingga Skema Pendanaan

Puncak acara berlangsung dalam Focus Group Discussion (FGD) di Universitas Mataram pada 15 Juli 2026. Diskusi mengangkat tema “Inovasi Hilirisasi Energi Bersih: Menjembatani Regulasi, Pendanaan Berkelanjutan, dan Kesiapan Teknologi di NTB.”

Forum ini menjadi ruang temu bagi regulator, akademisi, investor, dan generasi muda. Ketua BKE Business Hub PII, Ir. Rifqi Taufiqurrahman, menyebut NTB memiliki potensi sumber daya lokal yang besar untuk energi bersih, namun perlu didorong dengan kolaborasi erat. “Potensi ini harus didorong dengan kolaborasi erat antara regulator, akademisi, pelaku industri, dan investor agar bisa menjadi ekosistem berkelanjutan,” katanya.

Komitmen Pemprov: Selaraskan Kebutuhan Industri dan Teknologi

Sekretaris Dinas ESDM NTB, Niken Arumdati, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitpenuh mendukung transisi energi dan investasi di sektor baru terbarukan. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk menyelaraskan kebutuhan industri, kesiapan teknologi, serta skema pendanaan guna mempercepat ketahanan energi daerah.

Perguruan Tinggi Jadi Jembatan Riset dan Industri

Perwakilan Fakultas Teknik Unram, I Nyoman Wahyu Satiawan, menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri. Kolaborasi tersebut, menurutnya, mampu meningkatkan relevansi riset dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, BKE PII bersama para mitra berharap lahir rekomendasi strategis yang bisa memperkuat ekosistem energi bersih di NTB. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing daerah sekaligus mendukung target transisi energi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks