Pencarian

Pangdam Pastikan Bulog Serap Gabah Petani Maros Hingga November 2026, Target 1,35 Juta Ton

Sabtu, 18 Juli 2026 • 16:17:01 WIB
Pangdam Pastikan Bulog Serap Gabah Petani Maros Hingga November 2026, Target 1,35 Juta Ton
Pangdam Bangun Nawoko memastikan Bulog akan menyerap gabah petani di Maros hingga November 2026 dengan target 1,35 juta ton.

NUSA TENGGARA BARAT — Pangdam Bangun Nawoko mengungkapkan, realisasi serapan gabah setara beras di Sulawesi Selatan sudah mencapai sekitar 1,35 juta ton hingga semester pertama 2026. Angka itu setara 75 persen dari target cadangan beras daerah sebesar 697.610 ton.

“Gudang Bulog masih sangat mencukupi untuk menampung hasil panen petani. Produksi yang meningkat tetap bisa terserap dengan baik,” ujarnya di sela panen raya di Kecamatan Simbang.

Ia optimistis capaian itu bakal terus naik karena musim panen diprediksi masih berlangsung hingga November 2026. Potensi panen di Desa Bonto Tallasa sendiri diperkirakan 5,5 hingga 6 ton per hektare dari total lahan baku sawah 338 hektare.

Babinsa Jadi Penghubung Jadwal Panen dengan Bulog

Menurut Pangdam, peran Babinsa tidak hanya mendampingi petani selama budidaya dan distribusi irigasi. Mereka juga mengoordinasikan jadwal panen dengan Bulog agar informasi waktu panen dan perkiraan produksi bisa diterima lebih awal.

“Kerja sama Babinsa dengan Bulog sangat membantu. Informasi waktu panen dan perkiraan hasil panen dapat disampaikan lebih awal sehingga Bulog bisa langsung menyiapkan pembelian gabah dari petani,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, pemerintah menyerahkan bantuan lima unit traktor roda empat kepada petani. Sebelumnya, kawasan itu sudah memiliki 12 unit traktor roda dua. Selain alat mesin pertanian, 70 paket sembako juga dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Maros Jadi Penyangga Pangan, Target Produksi Digenjot

Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur menyebut panen raya ini membuktikan kontribusi daerahnya terhadap ketahanan pangan Sulsel dan nasional. Luas baku sawah di Kabupaten Maros mencapai 25.276 hektare, sementara Kecamatan Simbang memiliki 2.327 hektare.

“Maros merupakan salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan. Kami akan terus mendukung program pemerintah pusat agar produksi padi meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” katanya.

Ia berharap bantuan alat mesin pertanian serta pendampingan terus ditingkatkan. Dengan begitu, produksi padi di Maros bisa lebih optimal dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Bagikan
Sumber: matamaros.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks