NUSA TENGGARA BARAT — Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat pidato dalam acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/6/2026). Ia mengungkapkan peluncuran akan dilakukan dalam waktu dekat, namun belum merinci merek maupun tanggal pastinya.
"Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional," ujar Prabowo di hadapan awak media.
Motor Listrik untuk Petani, Bukan Sekadar Gimmick
Prabowo secara spesifik menyebut segmen pengguna awal motor listrik nasional ini adalah petani. Ia berharap kendaraan tersebut bisa menggantikan motor konvensional yang selama ini digunakan untuk mobilitas di area persawahan dan distribusi hasil panen skala kecil.
"Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor listrik ya. Malah siapa tahu ada yang pakai mobil semua nanti," kata Prabowo.
Pernyataan ini menegaskan bahwa motor listrik nasional tidak dirancang semata untuk pasar perkotaan, melainkan juga untuk menjangkau sektor agraris yang selama ini jarang tersentuh elektrifikasi kendaraan.
Mobil Nasional Juga Digarap, Maung Jadi Bukti Awal
Selain motor listrik, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tengah bersiap memiliki mobil nasional buatan anak bangsa. Ia mencontohkan kendaraan taktis Maung yang saat ini sudah digunakan oleh TNI dan Polri sebagai bukti bahwa industri otomotif dalam negeri mampu bersaing.
"Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia, kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia. Sekarang TNI dan Polri sudah pakai Jeep buatan putra-putri Indonesia," tutup Prabowo.
Prabowo Pernah Pilih Maung Meski Lebih Mahal dari Mobil Impor
Saat masih menjabat Menteri Pertahanan, Prabowo mengaku sempat ditawari kendaraan impor dengan harga lebih murah oleh TNI. Namun, ia justru memilih Maung buatan dalam negeri yang harganya lebih tinggi. Baginya, harga mahal adalah konsekuensi wajar dari industri yang baru dirintis.
"Waktu itu saya Menhan... Sama TNI saya disodorkan, 'pak, ini jeep bagus, murah buatan asing. Ini buatan Indonesia, tapi mahal pak'. Ya karena kita baru mulai," kata Prabowo.
Keputusan itu, menurut Prabowo, menjadi langkah awal agar industri otomotif nasional tidak terus bergantung pada produk impor. Ia menambahkan, jika pemerintah terus memilih produk asing yang murah, Indonesia tidak akan pernah memiliki kendaraan sendiri.
"Ya kalau saya pilih yang murah ini kapan Indonesia punya jeep sendiri. Ya sudah, saya pilih yang agak mahal tapi buatan anak-anak Indonesia sendiri, yaitu Maung. Itu yang sekarang dipakai perwira-perwira kita," tutur Prabowo.
Belum Ada Detail Spesifikasi, Publik Menunggu Kejutan
Hingga saat ini, belum ada informasi teknis mengenai motor listrik nasional yang dimaksud. Mulai dari kapasitas baterai, jarak tempuh, hingga harga jual masih menjadi tanda tanya. Publik otomotif Indonesia pun menanti apakah kendaraan ini akan diproduksi oleh startup lokal atau ATPM yang sudah ada.
Yang jelas, pernyataan Presiden ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mendorong elektrifikasi kendaraan roda dua berbasis produksi dalam negeri. Jika terealisasi, motor listrik nasional ini akan menjadi pesaing langsung bagi merek-merek China yang saat ini mendominasi pasar motor listrik Tanah Air.