LOMBOK BARAT — Kontingen Lombok Barat (Lobar) membuktikan keterbatasan anggaran tidak menghalangi prestasi. Hingga hari kedua Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026, mereka sudah mengoleksi 11 medali emas dan mulai membuka peluang menembus tiga besar.
Berdasarkan rekapitulasi sementara KONI Lobar hingga Jumat, 17 Juli 2026, kontingen “Patut Patuh Patju” mengumpulkan 41 medali. Rinciannya, 11 emas, 14 perak, dan 16 perunggu. Perolehan tersebut berasal dari 11 cabang olahraga yang telah bertanding.
Anggaran Hanya Rp 1 Miliar, Jauh di Bawah Daerah Lain
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Lombok Barat, Syamsuriansyah, mengungkapkan anggaran Porprov Lobar hanya sekitar Rp 1 miliar dari APBD. Nilai itu menjadi yang terendah dibandingkan kabupaten dan kota lain di NTB yang mencapai belasan miliar rupiah.
“Anggaran kita paling kecil. Tetapi teman-teman cabang olahraga membuktikan tetap bisa berprestasi,” ujar pria yang sapaan akrabnya Dr. Syam tersebut.
KONI memang memperoleh tambahan sekitar Rp 700 juta dari pokok pikiran anggota DPRD. Namun jumlah tersebut masih jauh di bawah anggaran daerah lain.
Akuatik dan Judo Jadi Motor Peraih Emas
Cabang Akuatik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan tiga medali emas. Judo juga tampil impresif setelah menyumbang dua emas. Sementara itu, Aerosport, Catur, Gateball, Anggar, Angkat Besi, dan Drumband masing-masing menyumbangkan satu medali emas.
Tambahan emas terbaru datang dari cabang renang. Angkat besi juga menambah satu medali perunggu dari kelas 65 kilogram putra.
Target 60 Emas untuk Tiga Besar
Meski hasil awal menggembirakan, KONI belum ingin cepat berpuas diri. Syamsuriansyah memperkirakan Lobar membutuhkan sekitar 60 medali emas untuk mengamankan posisi tiga besar Porprov NTB 2026. Ia menilai target tersebut masih realistis karena banyak cabang olahraga unggulan belum menyelesaikan seluruh nomor pertandingan.
“Kami optimistis peluang itu masih terbuka,” katanya.
Apresiasi dari Pemkab: Modal Penting ke Depan
Capaian itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Lobar dan KONI. Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lombok Barat, Iwan Mulia, memuji semangat para atlet yang terus berjuang membawa nama daerah.
“Luar biasa perjuangan anak-anak kita. Kami mengapresiasi semangat juang mereka memberikan yang terbaik bagi Lombok Barat,” ujarnya, Jumat, 17 Juli 2026.
Ia optimis jumlah medali akan terus bertambah karena sebagian besar cabang olahraga belum menyelesaikan pertandingan. Syamsuriansyah berharap pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga. Menurutnya, prestasi atlet bukan sekadar mengejar medali, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengangkat nama daerah di tingkat regional maupun nasional.