LOMBOK TENGAH — Dampak ekonomi dari gelaran Pocari Sweat Run Lombok 2026 langsung terasa di kawasan Mandalika. Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka, menyebut okupansi akomodasi selama event berlangsung penuh. "Hotel penuh, penerbangan ramai, restoran hidup. Ini menjadi kebahagiaan bagi NTB," ujarnya.
70 Persen Pelari Berasal dari Luar Lombok
Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengungkapkan hanya sekitar 28 persen peserta berasal dari Lombok. Sisanya, lebih dari 70 persen, merupakan pelari dari luar daerah. "Kami berharap sport tourism benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Lombok. Para pelari tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menikmati pantai, gunung, dan berbagai destinasi wisata lainnya," tuturnya.
Gubernur NTB Targetkan Event Berkelas Dunia
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengapresiasi perbaikan penyelenggaraan edisi kedua ini. Menurutnya, evaluasi dari tahun lalu menghasilkan sejumlah peningkatan signifikan. "Kita berharap ini akan menjadi world class marathon sehingga semakin banyak peserta asing yang datang ke Lombok. Semua dilakukan secara bertahap dengan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan," kata Iqbal.
Pemilihan jadwal pada Juli 2026 dinilai lebih ideal karena cuaca lebih bersahabat. Selain itu, side event seperti Mandalika Street Food Festival di Bazar Mandalika turut memeriahkan acara dan melibatkan masyarakat umum.
Dukungan Kemenpora dan Fasilitas Baru
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, menyebut sekitar 9.200 pelari dan 1.000 relawan lokal terlibat dalam ajang ini. "Kami dari Kemenpora sangat mendukung karena olahraga sekarang sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Yang paling penting, kegiatan seperti ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang besar," ujar Taufik.
Bertepatan dengan penyelenggaraan lari, ITDC meresmikan tiga lapangan padel dan satu lapangan basket sebagai fasilitas olahraga baru di kawasan Mandalika. Troy menegaskan, langkah ini menunjukkan Mandalika berkembang menjadi kawasan sport tourism yang terintegrasi. "Tidak hanya memiliki sirkuit internasional, tetapi juga berbagai fasilitas olahraga pendukung yang saling terkoneksi," jelasnya.
Pocari Sweat Run Lombok 2026 menjadi bagian dari ekosistem sport tourism Pulau Lombok yang akan dilengkapi dengan MotoGP Mandalika pada Oktober mendatang. Gubernur Iqbal berharap event ini terus tumbuh dan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara ke NTB.