MATARAM — Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pekan lalu tidak hanya sekadar seremoni peresmian infrastruktur. Di balik agenda meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Kepala Negara menyampaikan lima pesan khusus yang langsung diterima Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Pesan-pesan itu diutarakan Presiden saat perjalanan singkat menuju helikopter kepresidenan sebelum bertolak kembali ke Jakarta, Jumat (10/7/2026). Menurut Iqbal, arahan tersebut menjadi penegas arah pembangunan daerah ke depan.
Apa Saja Isi Lima Pesan Presiden untuk NTB?
Gubernur Iqbal merinci kelima poin yang disampaikan Presiden Prabowo. Pertama, memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Kedua, membalas kepercayaan rakyat melalui kerja nyata. Ketiga, memastikan pembangunan memberi manfaat langsung bagi warga. Keempat, menghadirkan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat. Kelima, membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
“Lima pesan besar Presiden bagi NTB itu adalah memperkuat persatuan, membalas kepercayaan rakyat melalui kerja nyata, memastikan pembangunan memberi manfaat bagi masyarakat, menghadirkan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat, serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” kata Iqbal dalam keterangannya di Mataram, Sabtu (11/7/2026).
Presiden Sampaikan Kerinduan ke NTB
Selain menyampaikan arahan, Prabowo juga mengungkapkan perasaan pribadinya. Ia mengaku senang bisa kembali mengunjungi NTB setelah cukup lama tidak berkesempatan datang ke provinsi tersebut.
“Beliau menyampaikan langsung kepada saya bahwa beliau senang sekali bisa berkunjung ke NTB. Beliau bahkan menyampaikan keinginan tulus untuk membantu lebih banyak hal di NTB,” ujar Iqbal menirukan pernyataan Presiden.
Iqbal menilai pernyataan itu menunjukkan komitmen pemerintah pusat terhadap NTB tidak berhenti pada proyek Bendungan Meninting. Pemerintah pusat, kata dia, berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemprov NTB untuk mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Air Bendungan Meninting Harus Sampai ke Lahan Petani
Pesan Presiden tersebut memperkuat substansi pidatonya saat meresmikan Bendungan Meninting. Dalam pidatonya, Prabowo berulang kali menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memastikan setiap pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Presiden secara spesifik meminta para pemimpin daerah mengelola pembangunan secara amanah. Ia juga menginstruksikan agar air dari Bendungan Meninting benar-benar mengalir hingga ke lahan pertanian. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di NTB.
Iqbal menegaskan, kunjungan Presiden ke NTB menjadi penegasan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan tata kelola pemerintahan yang baik. “Bukan sekadar agenda peresmian infrastruktur,” pungkasnya.