Pencarian

Empat Haji Asal NTB Masih Dirawat di Arab Saudi, Dua Kloter Asal Lombok Timur dan Sumbawa Terbanyak

Selasa, 23 Juni 2026 • 12:29:31 WIB
Empat Haji Asal NTB Masih Dirawat di Arab Saudi, Dua Kloter Asal Lombok Timur dan Sumbawa Terbanyak
Empat jemaah haji asal NTB masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

MATARAM — Empat jemaah haji Embarkasi Lombok belum bisa pulang ke Indonesia. Mereka masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi. Data terakhir dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram menunjukkan para jemaah berasal dari kelompok terbang (kloter) 11, 12, 14, dan 15.

Empat Jemaah Haji Dirawat di Arab Saudi

Kepala BKK Kelas I Mataram Herman Nugraha mengungkapkan keempat jemaah tersebut mengalami berbagai gangguan kesehatan. Jemaah berinisial SN asal Dompu dari Kloter 11 masih dirawat karena sindrom gangguan pernapasan akut (acute respiratory distress syndrome/ARDS).

Jemaah lain berinisial K asal Aikmel, Lombok Timur, dari Kloter 12 menjalani perawatan akibat penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Sementara itu, jemaah berinisial S asal Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, dari Kloter 14 dirawat karena ileus atau gangguan pada saluran pencernaan.

“Adapun seorang lagi berinisial S asal Sikur, Lombok Timur, dari kloter 15 juga masih menjalani perawatan di Arab Saudi,” ungkap Herman. Ia menambahkan sebagian besar kasus berkaitan dengan sistem pernapasan dan jantung.

Empat Haji Lain Dirawat di Dalam Negeri

Selain di Arab Saudi, empat jemaah haji Embarkasi Lombok juga masih menjalani perawatan di RSUD Provinsi NTB. Jemaah berinisial M asal Aikmual, Lombok Tengah, dari Kloter 7 dirawat akibat penurunan kesadaran yang diduga berkaitan dengan gangguan intrakranial atau metabolik.

Jemaah berinisial R asal Mpunda, Kota Bima, dari Kloter 11 menjalani perawatan karena dehidrasi dan kurang asupan. Dua jemaah lainnya, inisial J asal Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, dari Kloter 14 dan inisial LB asal Muncan, Lombok Tengah, dari Kloter 15 dirawat karena dugaan pneumonia komunitas (community acquired pneumonia/CAP).

Pemantauan Harian oleh Petugas Haji

Herman menjelaskan kondisi para jemaah yang dirawat di Arab Saudi dipantau setiap hari oleh petugas kesehatan haji. Pemantauan dilakukan selama masa tugas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih berlangsung.

“Kalau sudah sembuh dan memungkinkan untuk dipulangkan, bisa disesuaikan dengan keberangkatan reguler atau pesawat reguler yang nanti dikoordinasikan oleh Kementerian Haji,” ucapnya. Proses pemulangan akan diatur setelah kondisi kesehatan jemaah dinyatakan stabil oleh tim medis setempat.

Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks