LOMBOK TENGAH — Sebanyak 150 kantong darah ditargetkan terkumpul dalam aksi donor darah yang digelar DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah, Sabtu (20/6). Kegiatan yang berlangsung di Gumi Tatas Tuhu Trasna itu juga menyediakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga.
Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah, Suhaimi, optimistis target tersebut dapat tercapai. “Target 150 kantong darah, insyaallah terpenuhi,” ujarnya di sela kegiatan.
Rangkaian Bulan Bung Karno Tak Berhenti di Seremoni
Donor darah dan pengobatan gratis menjadi agenda utama dari serangkaian kegiatan Bulan Bung Karno yang telah berlangsung sebelumnya. Sebelumnya, partai berlambang banteng itu menggelar apel peringatan 1 Juni, kemah bakti, dan penanaman pohon di kawasan bantaran Sungai Lembah Datu, Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata.
Suhaimi menegaskan, kegiatan sosial ini bukan sekadar seremonial tahunan. Ia mendorong seluruh pengurus partai, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, untuk melanjutkan program serupa di wilayah masing-masing. “Jangan berhenti hari ini. PAC dan ranting harus melanjutkan di desa-desa,” tegasnya.
Politik Kehadiran untuk Kemanusiaan
Menurut Suhaimi, donor darah dan pengobatan gratis dipilih karena menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. Ia menekankan, kehadiran partai politik harus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh rakyat. “Bung Karno mengajarkan politik yang hadir untuk kemanusiaan,” kata anggota DPRD NTB itu.
Ia menambahkan, arahan tersebut sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mengingatkan kader untuk selalu berada di tengah rakyat. “Kader selalu diingatkan Ibu Ketua Umum, agar mereka harus dekat dengan rakyat, peduli sesama, dan menjaga alam,” ucap Suhaimi.
Penghijauan dan Keberlanjutan Program
Selain aksi kesehatan, PDI Perjuangan Lombok Tengah sebelumnya telah melakukan penanaman pohon di bantaran sungai. Suhaimi menegaskan, kader partai juga dituntut memiliki keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kelestarian lingkungan hidup.
Melalui rangkaian kegiatan ini, partai berharap nilai-nilai perjuangan Bung Karno dapat terus hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna. Komitmen keberlanjutan program, menurut Suhaimi, menjadi kunci agar politik tidak hanya hadir saat momentum tertentu.