DOMPU — Rian (23) menjadi korban terseret ombak Pantai Lakey, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, saat mandi bersama enam rekannya, Rabu (27/5) sore. Pemuda asal Karang Asam, Kecamatan Lewimunding, Kabupaten Majalengka itu datang ke Dompu bersama teman-temannya untuk berjualan mainan sejak setelah Lebaran Idulfitri lalu.
Satu rekannya yang juga terseret berhasil selamat. Wisatawan mancanegara yang sedang berselancar di lokasi kejadian menolong korban selamat tersebut.
Kronologi: Terseret Saat Mandi di Kolam Alami
Peristiwa terjadi di sekitar Alis Bar jalan kembar Lakey, kawasan favorit wisatawan domestik untuk berendam. Di lokasi itu terdapat hamparan karang luas yang membentuk kolam alami saat air laut surut.
Namun, bagian utara pantai berpasir memiliki arus cukup kuat saat pasang surut. Kondisi ini membahayakan pengunjung yang tidak memahami karakteristik perairan setempat. Rian dan rombongannya diduga tidak menyadari perubahan arus tersebut.
Pencarian Terkendala Cuaca dan Arus
Plt Kepala BPBD Kabupaten Dompu, H. Wan Muhtajun, ST., menyatakan tim gabungan masih melakukan pencarian hingga Kamis (28/5) sore. "Kita sampai sekarang masih melakukan pencarian bersama tim gabungan, tapi belum menemukan tanda–tanda keberadaan korban," ungkapnya.
Tim SAR Bima, Polsek Hu'u, personel TNI, BPBD Dompu, dan warga sekitar menyisir perairan Pantai Lakey. Belum ada informasi mengenai penggunaan alat selam atau perahu karet dalam operasi tersebut.
Pantai Lakey: Surga Selancar dengan Arus Berbahaya
Pantai Lakey dikenal sebagai destinasi selancar kelas dunia dengan ombak besar yang menarik wisatawan mancanegara. Namun, arus bawah yang kuat kerap menjadi ancaman bagi perenang dan wisatawan yang tidak berpengalaman.
Insiden ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah dan pengelola wisata untuk meningkatkan rambu peringatan dan pengawasan di titik-titik berbahaya. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih melanjutkan pencarian pada Jumat (29/5) pagi.