Pencarian

Curanmor di Parkiran Masjid Mataram Terkuak, Polda NTB Gulung Jaringan Hingga Penadah di Sekotong Barat

Kamis, 13 Agustus 2026 • 11:49:01 WIB
Curanmor di Parkiran Masjid Mataram Terkuak, Polda NTB Gulung Jaringan Hingga Penadah di Sekotong Barat
Petugas Polda NTB menunjukkan barang bukti sepeda motor hasil curanmor saat konferensi pers di Mapolda NTB, Mataram.

MATARAM — Pengungkapan ini berawal dari laporan warga bernama Drs. Ade Rukman yang kehilangan sepeda motor Honda Beat hitam saat tengah beribadah. Tim Puma Jatanras yang dipimpin AKP Agus Eka Artha kemudian melakukan pengembangan dari tersangka utama curanmor berinisial M alias Ram yang kini tengah diproses di Polsek Mataram.

"Berdasarkan petunjuk dan arahan yang kami terapkan, Tim Puma Jatanras bergerak cepat melakukan penelusuran jaringan distribusi barang hasil curian tersebut. Hasilnya, petugas berhasil melacak keberadaan barang bukti yang dikuasai oleh terduga penadah berinisial IMA di wilayah Sekotong," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol. Arinsandi.

Modus Pelaku: Mengintai Kunci Kontak Saat Salat Asar

Kombes Pol. Arinsandi membeberkan bahwa pelaku utama beraksi dengan cara yang nekat. Pelaku masuk melalui pintu samping masjid saat korban sedang melaksanakan ibadah Salat Asar, mengambil kunci kontak yang ditinggalkan di dalam bangunan, lalu melarikan kendaraan korban dari area parkir.

Metode ini menyasar kelengahan pemilik kendaraan yang kerap meninggalkan kunci kontak maupun dokumen penting di dalam motor saat beribadah. Polisi mengimbau agar masyarakat tidak mengulangi kebiasaan tersebut.

Barang Bukti: Tiga Unit Motor Diamankan dari Tangan Penadah

Dari penggeledahan di kediaman IMA, polisi tidak hanya menemukan motor milik korban. Dua unit sepeda motor lain yang diduga kuat berasal dari tindak kejahatan serupa turut disita, yakni satu unit Yamaha Mio Soul GT 125 warna ungu dan satu unit Honda Beat Street warna hitam.

Saat ini, terduga penadah beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda NTB untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan penerima atau penyalur barang curian lainnya di wilayah Lombok.

Imbauan Kabid Humas: Waspada di Area Publik dan Tempat Ibadah

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dalam mengamankan barang berharga, khususnya saat memarkir kendaraan di area publik seperti masjid atau pusat perbelanjaan.

"Pastikan kendaraan selalu dalam keadaan terkunci ganda saat diparkir, dan hindari meninggalkan kunci kontak maupun dokumen penting seperti STNK di area yang mudah dijangkau oleh pelaku kejahatan," imbaunya.

Pihaknya juga meminta warga aktif melapor ke kantor polisi terdekat apabila mencurigai adanya aktivitas penadahan atau kendaraan tanpa identitas jelas di lingkungan masing-masing. "Polda NTB berkomitmen untuk terus menindak tegas segala bentuk tindak kejahatan guna menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat," tegas Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks