MATARAM — Penambahan pasokan elpiji 3 kilogram ini setara dengan 59 persen dari rata-rata penyaluran harian normal. Langkah itu diambil menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat yang menggunakan elpiji untuk keperluan memasak selama momen perayaan.
Mengapa Elpiji 3 Kg Jadi Primadona?
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan produk elpiji menjadi primadona yang paling banyak digunakan masyarakat saat perayaan. Untuk itu, Pertamina telah menyiagakan seluruh infrastruktur dan melakukan penyaluran fakultatif di luar jadwal reguler.
“Pada momen perayaan ini, produk elpiji menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” kata Ahad dalam pernyataan resminya.
Stok BBM Juga Dipastikan Aman
Tidak hanya elpiji, Pertamina juga memastikan stok BBM dalam kondisi aman. Perusahaan telah melakukan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarana prasarana di seluruh SPBU secara intensif. Pengecekan aspek quantity and quality (QQ) BBM juga diperketat.
“Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” terang Ahad.
Imbauan untuk Masyarakat: Jangan Panic Buying
Pertamina mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan. Stok energi disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan selama periode Tahun Baru Islam. Ahad meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama Elpiji. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Ahad.
Elpiji 3 Kg Hanya untuk Masyarakat Kurang Mampu
Dalam kesempatan yang sama, Pertamina mengingatkan agar elpiji 3 kilogram digunakan sesuai peruntukannya. Tabung melon bersubsidi ini khusus ditujukan bagi masyarakat kurang mampu. Sementara itu, masyarakat yang mampu diimbau menggunakan elpiji nonsubsidi atau Brightgas.