MATARAM — SMKN 3 Mataram tidak hanya sekadar mengkampanyekan gaya hidup sehat lewat senam pagi. Sekolah kejuruan ini memanfaatkan momen Sabtu Bugar untuk memperkenalkan teknologi kendaraan listrik kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK) pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut merupakan hasil kerja sama dengan PT Gridwiz Energy & Mobility. Sosialisasi ini sekaligus menegaskan posisi SMKN 3 Mataram sebagai salah satu sekolah yang aktif dalam transisi energi di Nusa Tenggara Barat.
Bukan Sekadar Sosialisasi, Ada Skema Sewa hingga Hak Milik
Dalam pemaparannya, Direktur Operasional PT Gridwiz Energy & Mobility, Umi Alfiya, memperkenalkan sejumlah model layanan kendaraan listrik yang bisa diakses oleh warga sekolah. Tidak hanya sekadar jual-beli, perusahaan menawarkan pola penggunaan yang lebih fleksibel.
“Pola penggunaan kendaraan listrik yang diperkenalkan meliputi sistem sewa harian, bulanan, dan tahunan, serta skema sewa hingga menjadi hak milik atau rent to own,” jelas Umi Alfiya di hadapan para GTK.
Skema ini dinilai mampu menjembatani masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik namun masih terbentur harga awal yang relatif tinggi. Dengan sistem sewa, pengguna bisa mencoba teknologi ini tanpa harus mengeluarkan biaya besar di muka.
Komitmen SMKN 3 Mataram: Sudah Berjalan Sejak 2023
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menegaskan bahwa dukungan terhadap program kendaraan listrik bukanlah hal baru bagi sekolahnya. Ia mengungkapkan bahwa komitmen terhadap energi ramah lingkungan sudah dimulai jauh sebelum kerja sama ini.
“SMKN 3 Mataram berkomitmen untuk terus mendukung program zero emission. Komitmen ini bukan hal yang baru bagi kami, karena sejak tahun 2023 SMKN 3 Mataram telah ditunjuk oleh Kementerian ESDM sebagai sekolah pelaksana program konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi kendaraan listrik,” ungkap Sulman Haris.
Penunjukan dari Kementerian ESDM itu menjadikan SMKN 3 Mataram sebagai salah satu pionir di daerah dalam hal konversi kendaraan. Program konversi motor BBM ke listrik tersebut melibatkan siswa dan guru jurusan otomotif, sekaligus menjadi laboratorium belajar bagi peserta didik.
Edukasi Teknologi Hijau untuk Warga Sekolah
Kegiatan Sabtu Bugar diawali dengan senam bersama yang bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani dan mempererat kebersamaan. Setelah itu, sesi sosialisasi kendaraan listrik berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin memahami pentingnya gaya hidup sehat serta penggunaan teknologi transportasi yang mendukung keberlanjutan lingkungan menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” harap Sulman Haris.
Langkah SMKN 3 Mataram ini menjadi contoh bagaimana sekolah kejuruan tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam adopsi teknologi ramah lingkungan. Dengan adanya skema sewa yang ditawarkan PT Gridwiz, diharapkan semakin banyak warga sekolah yang tertarik beralih ke kendaraan listrik dalam waktu dekat.