NUSA TENGGARA BARAT — Berdasarkan laporan dari The Mirror, Jumat (5/6/2026), raksasa Ligue 1 itu telah mengalihkan fokus mereka ke target lain. Keputusan PSG ini membuka jalan bagi Arsenal untuk mengamankan tanda tangan pemain berusia 19 tahun yang musim lalu tampil impresif bersama The Cherries.
PSG Mundur, Arsenal Siap Gerak Cepat
Kroupi Jr menjadi salah satu talenta muda paling bersinar di Premier League musim 2025/26. Ketajamannya di lini depan membuatnya masuk dalam radar beberapa klub besar Eropa, termasuk PSG dan Arsenal. Namun, dengan mundurnya PSG, posisi tawar Arsenal kini semakin kuat dalam negosiasi dengan Bournemouth.
Manajemen Bournemouth sendiri diperkirakan akan mematok harga tinggi untuk pemain binaannya. Meski demikian, Arsenal disebut siap menggelontorkan dana besar demi mengamankan jasa pemain Timnas Prancis U-21 itu.
Bukan Cuma Kroupi, Ada Calafiori Juga
Selain perburuan Kroupi, ada kabar menarik lainnya yang melibatkan Arsenal. The Mirror juga melaporkan bahwa Jose Mourinho berencana membawa bek Arsenal, Riccardo Calafiori, ke Real Madrid jika ia resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Los Blancos.
Calafiori yang baru bergabung dengan Arsenal musim lalu menunjukkan performa solid di lini belakang. Ketertarikan Mourinho terhadap pemain asal Italia itu dinilai wajar mengingat ia ingin memperkuat pertahanan Madrid yang mulai menua.
Transfer Lain: Manchester United Incar Ndiaye
Di bursa transfer yang sama, Manchester United juga tidak tinggal diam. Setan Merah dikabarkan memasukkan nama penyerang Everton, Iliman Ndiaye, ke dalam daftar belanja musim panas mereka. Laporan dari The Mirror menyebutkan bahwa Ndiaye menjadi opsi utama untuk menambah daya gedor lini depan Erik ten Hag.
Sementara itu, CEO Manchester United, Omar Berrada, menegaskan bahwa klub tidak akan terburu-buru dan menolak ditekan dalam negosiasi transfer. Pernyataan ini muncul di tengah keinginan Barcelona untuk mendapatkan Marcus Rashford dengan harga miring.
Tuchel Manfaatkan Klub Amatir untuk Persiapan Piala Dunia
Dalam berita lain, Thomas Tuchel disebut-sebut memanfaatkan klub kasta bawah Miami United untuk membantu persiapan Timnas Inggris menuju Piala Dunia 2026. The Telegraph melaporkan bahwa pendekatan tak lazim ini dilakukan untuk memberikan pengalaman bertanding yang berbeda bagi para pemain The Three Lions.