NUSA TENGGARA BARAT — Kemenangan ini membuat Spurs finis di posisi ke-17 dengan 38 poin, unggul tiga angka dari West Ham yang harus turun kasta. Laga yang digelar di bawah suhu 30 derajat Celcius itu berlangsung dramatis, terutama di babak kedua saat kabar gol West Ham membuat tensi di tribun meningkat drastis.
Palhinha Pahlawan Lagi, Gol Kontroversial di Menit Akhir Babak Pertama
Palhinha kembali menjadi penyelamat Tottenham. Gelandang asal Portugal itu memanfaatkan sepak pojok Mathys Tel di tiang jauh. Sundulannya membentur tiang, lalu disambar lagi ke gawang. Jordan Pickford sempat menepis dan Beto berusaha membuang, tapi bola sudah melewati garis.
Ini bukan kali pertama Palhinha jadi pahlawan. Sebelumnya, ia mencetak gol kemenangan di markas Wolves pada April lalu dan gol penyeimbang injury time saat menjamu Wolves pada September 2024.
Babak Kedua Penuh Teror, 12 Menit Injury Time yang Menegangkan
Memasuki babak kedua, Tottenham memilih bertahan. Keputusan itu membuat Everton, yang sebenarnya tanpa motivasi besar, justru mendominasi. David Moyes melakukan tiga pergantian ofensif, memasukkan Harrison Armstrong dan Tyrique George.
Ketegangan memuncak saat West Ham unggul 3-0 atas Leeds. Di injury time, kiper Antonin Kinsky melakukan penyelamatan krusial dengan menepis tembakan Tyrique George pada menit ke-99. Wasit memberikan tambahan waktu 12 menit, tiga menit lebih banyak dari yang diumumkan.
De Zerbi: "Ini Soal Martabat, Tapi Juga Masa Depan Klub"
Pelatih Roberto De Zerbi langsung berlari ke lapangan begitu peluit panjang berbunyi. "Ini soal martabat, tapi juga masa depan klub. Kami harus bertahan," ujar De Zerbi yang berhasil menyelamatkan Tottenham dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang dalam tujuh laga terakhir.
Beberapa pemain Tottenham langsung ambruk di rumput saat pertandingan usai. Campuran antara kelegaan dan kehabisan tenaga terlihat jelas. Stadion yang musim ini menjadi "rumah hantu" dengan rekor kandang terburuk di Premier League akhirnya bisa bernapas lega.
Dampak ke Klasemen: West Ham Degradasi, Masa Depan Spurs Kini Aman
Hasil ini memastikan Tottenham tidak akan mengalami degradasi pertama dari kasta tertinggi sejak 1977. Sementara bagi West Ham, kemenangan 3-0 atas Leeds menjadi sia-sia. The Hammers harus turun ke Championship musim depan.
Bagi pendukung Tottenham yang sudah lama menderita, hari ini adalah secercah harapan di tengah musim yang buruk. Pengumuman stadion 40 menit sebelum kick-off yang menyebut "hari yang sangat menarik" akhirnya terbukti—dengan cara yang paling menegangkan.