NUSA TENGGARA BARAT — MacBook Ultra dengan layar sentuh kabarnya mulai dijual di Apple Store pada 6 November, hanya sembilan hari setelah acara peluncuran Apple 28 Oktober. Menurut bocoran Mark Gurman, perangkat ini justru tidak memakai chip M6, melainkan varian M5 Pro, M5 Max, atau M5 Ultra demi performa kelas premium.
Kabar soal tanggal jual MacBook Ultra mencuat dari episode terbaru podcast Power On yang dipandu jurnalis Bloomberg, Mark Gurman. Ia menyebut jaringan ritel Apple dijadwalkan melakukan "big floor reset" atau penataan ulang lantai toko secara besar-besaran pada malam antara 5 dan 6 November.
Menurut Gurman, penataan itu dilakukan untuk menyambut MacBook yang belum resmi diumumkan. Tanggal 6 November jatuh pada hari Jumat, pola yang konsisten dengan kebiasaan Apple melepas produk baru sepekan setelah acara peluncuran besar.
Jadwal Peluncuran dan Pre-Order
Apple dijadwalkan menggelar acara peluncuran pada 28 Oktober. Selisih sembilan hari menuju 6 November masuk akal jika melihat ritme rilis Apple selama ini. Pre-order kemungkinan dibuka setelah acara, atau paling lambat Jumat, 30 Oktober.
Penataan ulang toko ini juga diduga untuk menyambut perangkat lain yang bakal tampil di acara 28 Oktober. Sebut saja iPad mini 8, serta pembaruan chip M6 untuk iMac dan MacBook Pro 14 inci. Semuanya diperkirakan mulai dijual tak lama setelah acara.
Bukan M6, Tapi M5 Pro hingga M5 Ultra
Gurman kembali menegaskan klaim bahwa MacBook layar sentuh ini tidak akan memakai chip M6. Apple disebut "hampir selesai" dengan M6 yang baru debut bulan lalu, dan tidak akan mengembangkan M6 Pro, M6 Max, maupun M6 Ultra.
Klaim ini menguatkan rumor lama bahwa MacBook layar sentuh bakal memakai chip M5 Pro, M5 Max, dan M5 Ultra. Kombinasi itu menawarkan tenaga jauh lebih besar ketimbang chip M6 standar, yang memang kurang pantas untuk perangkat premium yang mungkin menyandang nama "Ultra".
Peningkatan chip berikutnya baru akan terjadi saat seri M7 dirilis. Gurman memperkirakan M7 hadir "pada akhir tahun depan".
Alasan Apple Lewati Chip M6 Kelas Atas
Rumor menyebut Apple sengaja melewati varian M6 kelas atas karena ingin mengarahkan Apple Silicon lebih condong ke AI dan performa grafis. Dengan membatalkan varian M6, Apple bisa mengalihkan tenaga dan sumber daya untuk mengembangkan chip M7 lebih cepat.
Konsekuensinya, pengguna yang memprioritaskan performa dan pemrosesan AI on-device sebaiknya menahan diri membeli MacBook layar sentuh ini sampai M7 meluncur. Masalahnya, belum jelas apakah M7 akan masuk ke MacBook Ultra pada periode yang sama tahun depan atau lebih lambat. Risiko menunggu itu harus dihitung sendiri.
Yang Perlu Diperhatikan
- Tanggal 6 November masih bocoran Gurman, belum konfirmasi resmi Apple
- Nama "MacBook Ultra" belum dipastikan Apple, bisa berubah saat peluncuran
- Harga dan varian resmi belum tersedia, termasuk ketersediaan di Indonesia
- Pengguna yang butuh tenaga AI maksimal disarankan menunggu seri M7
Sampai acara 28 Oktober digelar, semua detail di atas masih bersifat spekulatif. Yang jelas, Apple tengah menyiapkan sesuatu yang cukup besar di lini Mac, dan tanggal jualnya kemungkinan besar jatuh pada awal November.