MATARAM — Pelaksana Tugas Kepala Dukcapil Kota Mataram, Dr. H. Mansur, menyatakan tambahan blangko tersebut merupakan bagian dari pengajuan sekitar 15.000 lembar. Dari jumlah yang diminta, sebanyak 8.000 lembar sudah tersedia di kantor.
Dengan stok itu, Dukcapil Kota Mataram mencetak rata-rata 200 KTP-el setiap hari melalui dua lokasi layanan. Yakni Kantor Dukcapil di Jalan Lingkar dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mataram Mall di Jalan Pejanggik.
Berapa Lama Stok 8.000 Blangko Bertahan?
Mansur memastikan persediaan tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga hingga empat bulan mendatang. Hitungan itu diambil dari rata-rata pencetakan harian yang berjalan saat ini.
"Sekarang blangko KTP sudah tersedia di kantor sekitar 8.000. Jadi, tidak ada pembatasan lagi untuk pencetakan," ujarnya, Selasa (15/9).
Menurut Mansur, proses pengajuan blangko kepada pemerintah pusat berjalan lancar. Komunikasi dinilai cukup baik sehingga kebutuhan blangko dapat segera ditindaklanjuti.
Layanan Apa Saja yang Kini Dibuka Kembali?
Masyarakat dapat kembali mengurus pencetakan KTP-el untuk berbagai keperluan. Layanan mencakup penerbitan KTP-el bagi pemula yang telah memasuki usia wajib KTP.
Selain itu, warga bisa mengganti kartu yang rusak atau hilang. Pembaruan data kependudukan juga dilayani, meliputi perubahan alamat, status perkawinan, maupun elemen data kependudukan lainnya.
Sebelumnya, Dukcapil Mataram membatasi pencetakan KTP-el karena persediaan blangko mulai menipis. Pembatasan diterapkan agar penggunaan blangko dapat diatur sesuai kebutuhan masyarakat.
Imbauan ke Warga Mataram
Dukcapil Mataram mengimbau masyarakat memanfaatkan ketersediaan blangko dengan segera melengkapi atau memperbarui dokumen kependudukan. Pengurusan dapat dilakukan di Kantor Dukcapil Jalan Lingkar maupun MPP Mataram Mall.
Mansur juga mengingatkan warga agar tidak menunda pengurusan dokumen kependudukan yang memerlukan pembaruan.
"Sekarang blangko sudah tersedia. Silakan masyarakat yang membutuhkan pencetakan KTP-el segera mengurus. Tidak perlu khawatir lagi karena layanan sudah kembali normal," pungkas Mansur.