Pencarian

Wamenhaj Dahnil Anzar Ingatkan JCH NTB Siapkan Stamina Jalan Kaki di Jalur Mina-Jamarat

Senin, 25 Mei 2026 • 08:57:01 WIB
Wamenhaj Dahnil Anzar Ingatkan JCH NTB Siapkan Stamina Jalan Kaki di Jalur Mina-Jamarat
Wamenhaj Dahnil Anzar mengingatkan JCH NTB untuk membiasakan jalan kaki sebagai persiapan stamina.

MATARAM — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan para jamaah calon haji asal NTB untuk mulai membiasakan diri berjalan kaki jauh. Imbauan ini disampaikan seiring dengan tantangan utama di lapangan yang kerap menguras energi jamaah, khususnya saat berada di jalur Mina, Muzdalifah, dan Arafah (Mina-Jamarat).

“Jamaah perlu menyiapkan stamina, terutama untuk berjalan kaki di jalur Mina menuju Jamarat. Jaraknya cukup panjang dan dilakukan berulang kali,” ujar Dahnil dalam keterangan yang diterima di Mataram, beberapa waktu lalu.

Jalur Kritis yang Menguras Tenaga

Rute Mina menuju Jamarat dikenal sebagai salah satu titik paling melelahkan dalam rangkaian ibadah haji. Jamaah harus berjalan kaki bolak-balik untuk melaksanakan lempar jumrah dalam beberapa hari berturut-turut.

Kondisi cuaca panas dan kepadatan massa di lokasi menambah tingkat kesulitan bagi jamaah yang tidak bugar. Oleh karena itu, latihan fisik sejak di Tanah Air dinilai menjadi kunci utama.

Tips Latihan Sejak Sekarang

Wamenhaj menyarankan jamaah untuk tidak menyepelekan aktivitas jalan kaki sehari-hari. Membiasakan berjalan minimal 30 menit hingga satu jam setiap pagi atau sore bisa menjadi langkah awal yang efektif.

“Mulai dari sekarang, biasakan berjalan kaki. Tidak perlu langsung jauh, yang penting rutin. Ini akan sangat membantu saat di Arab Saudi nanti,” tambah Dahnil.

Kesiapan Fisik Jadi Prioritas

Peringatan ini menjadi pengingat bagi ribuan calon haji asal NTB yang tengah mempersiapkan keberangkatan pada musim haji mendatang. Selain kelengkapan administrasi dan pemahaman manasik, kondisi fisik sering kali menjadi faktor penentu kelancaran ibadah.

Pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB juga diharapkan bisa mengakomodasi latihan fisik dalam bimbingan manasik yang diberikan kepada jamaah. Dengan persiapan yang matang, risiko kelelahan dan sakit selama di Tanah Suci bisa diminimalkan.

Bagikan
Sumber: lombokboss.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks