LOMBOK TIMUR — Open Turnamen Bupati Cup IPSI 2026 tingkat pelajar se-Kabupaten Lombok Timur resmi bergulir. Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin di Sport Hall, disaksikan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, jajaran pengurus IPSI, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Timur.
Dari 773 peserta yang terdaftar, sebanyak 168 di antaranya siswa sekolah dasar (SD). Tingkat SMP mengirim kontingen terbesar dengan 340 siswa, disusul tingkat SMA sebanyak 265 siswa.
Pencak Silat Dinilai Bagian dari Pembentukan Karakter
Dalam sambutannya, Haerul menegaskan pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri. Menurut dia, seni bela diri tradisional ini merupakan warisan budaya yang berperan membentuk karakter dan akhlak generasi muda.
Ia mengingatkan para peserta agar memahami fungsi bela diri secara tepat. Pencak silat, kata dia, seharusnya digunakan untuk melindungi diri, keluarga, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan, bukan sebagai sarana berkelahi atau mencari musuh.
"Jangan takut kalah. Yang harus ditakuti adalah tidak disiplin berlatih dan tidak menghormati pelatih, guru, serta orang tua," ujar Haerul.
Disiplin Latihan dan Pola Hidup Jadi Kunci Prestasi
Haerul meminta para atlet muda tidak menjadikan kekalahan sebagai hal yang harus ditakuti. Menurut dia, seorang atlet justru perlu lebih khawatir terhadap ketidakdisiplinan dalam berlatih dan hilangnya rasa hormat kepada pelatih, guru, serta orang tua.
Untuk mencapai prestasi puncak, ia meminta para pelajar menjaga pola hidup sehat, disiplin menjalani latihan, serta memperhatikan asupan nutrisi. Peserta juga diingatkan menghindari minuman beralkohol dan minuman dengan pemanis buatan.
Target Pembinaan Menuju PON 2028
Haerul menyampaikan apresiasi kepada pengurus IPSI Lombok Timur yang menggelar turnamen tersebut. Ia berharap ajang ini menjadi bagian dari pembinaan dan penjaringan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Ia juga berharap seluruh rangkaian pertandingan berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan sportivitas.