MATARAM — Sebanyak 28 anggota Paskibraka NTB resmi menjalani prosesi pengukuhan di Aula Pendopo Gubernur NTB, Mataram, Minggu (16/8/2026) malam. Mereka adalah putra-putri terbaik hasil seleksi dari 10 kabupaten/kota di NTB yang akan bertugas pada upacara puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Sekda NTB Abul Chair, serta Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal.
Pesan Gubernur: Lebih dari Sekadar Mengibarkan Bendera
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa tugas Paskibraka bukan sekadar seremoni tahunan. Menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera adalah simbol tanggung jawab besar bagi generasi muda daerah.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang berdiri tegak di lapangan dan mengibarkan bendera. Ada tanggung jawab yang lebih besar untuk menunjukkan bahwa anak-anak muda NTB mampu menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, dan dapat dipercaya,” pesan Miq Iqbal, sapaan akrabnya.
Ia berharap pengalaman berharga ini tidak berhenti pada satu hari pelaksanaan upacara, tetapi menjadi bekal perjalanan para Paskibraka dalam membangun masa depan NTB. Nilai-nilai kedisiplinan yang ditempa selama masa pembinaan diharapkan terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari.
“Setelah tugas ini selesai, kalian kembali kepada masyarakat dengan membawa nilai-nilai yang sudah kalian pelajari. Jadilah contoh bagi teman-teman dan lingkungan kalian. Tunjukkan bahwa generasi muda NTB adalah generasi yang mampu bekerja keras, menjaga persatuan, dan memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa,” ujarnya.
Persiapan 99 Persen Tuntas, Formasi Lumbung Disempurnakan
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Provinsi NTB Surya Bahari memastikan seluruh persiapan teknis dan mental para Paskibraka telah berjalan optimal. Menurutnya, tidak ada kendala berarti menjelang hari-H pelaksanaan tugas.
“Alhamdulillah, 99 persen persiapan sudah tuntas, tinggal action. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Surya usai pengukuhan.
Pada tahun ini, Paskibraka NTB kembali menghadirkan kearifan lokal dalam formasi barisan dengan mengangkat simbol lumbung, bangunan tradisional khas masyarakat Sasak. Formasi tersebut merupakan penyempurnaan dari tahun sebelumnya agar bentuk lumbung terlihat lebih jelas, termasuk saat dilihat dari udara.
Pasukan 45 menjadi penyokong bagian kaki lumbung, sementara Pasukan 17 dan 8 membentuk struktur bagian atas bangunan. Penggunaan simbol budaya ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan identitas NTB dalam peringatan kemerdekaan.
Dua Putra-Putri NTB Siap Bertugas di Tingkat Nasional
Selain bertugas di tingkat provinsi, NTB juga mengirimkan dua putra-putri terbaiknya untuk mewakili daerah pada Paskibraka tingkat nasional di Ibu Kota Nusantara (IKN). Mereka menjalani seleksi dan pembinaan lebih awal untuk bergabung dengan kontingen dari seluruh Indonesia.
Dengan seluruh proses pembinaan yang telah dilalui, 28 Paskibraka NTB kini siap menjalankan tugas mengibarkan bendera. Bagi Pemerintah Provinsi NTB, mereka bukan sekadar pasukan upacara, melainkan representasi generasi muda yang diharapkan membawa semangat kemerdekaan ke dalam kehidupan sehari-hari: disiplin dalam belajar, tangguh menghadapi tantangan, menjaga persatuan, dan berani mengambil peran membangun daerah.