SELONG — Ribuan warga Desa Denggen Timur, Kecamatan Selong, Lombok Timur, memadati jalan sehat yang digelar pemerintah desa dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sabtu (15/8). Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai, dengan peserta membeludak dari perkiraan awal panitia yang hanya menyiapkan 700 kupon undian.
Kepala Desa Denggen Timur, Moh Jamaluddin, menyebutkan panitia menyiapkan total tujuh ekor kambing sebagai hadiah utama untuk sejumlah mata lomba. Pemilihan hadiah tersebut sengaja dilakukan untuk mengangkat tema ketahanan pangan yang tengah digaungkan pemerintah pusat.
“Karena tema negara kita adalah ketahanan pangan, kita selalu mengedepankan ketahanan pangan, termasuk bebek dan kambing. Ini dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk ketahanan pangan,” kata Jamaluddin.
Rangkaian Kegiatan Tiga Hari dan Puncak Apel Bendera
Jalan sehat menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari. Selain jalan sehat, pemerintah desa bersama masyarakat juga menggelar gerak jalan untuk tingkat TK dan SD, serta lomba lari maraton yang terbagi untuk kategori putra dan putri.
Rangkaian perayaan ini akan ditutup dengan apel bendera pada Senin, 17 Agustus 2026. Menurut Jamaluddin, seluruh kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi pemerintah desa bersama masyarakat dan mitra Tiga Pilar dalam memeriahkan hari kemerdekaan.
“Ini hanya bagaimana menyatukan persepsi, bagaimana kita bersatu bersama untuk berdaulat, adil, dan makmur demi NKRI,” ujarnya.
Menanamkan Patriotisme kepada Generasi Muda
Di luar aspek hiburan, perayaan HUT RI tahun ini diarahkan untuk membangun semangat masyarakat, terutama generasi muda. Jamaluddin menegaskan bahwa perlombaan menjadi sarana untuk mengingatkan kembali pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan.
“Pemerintah desa bersama seluruh masyarakat dan mitra Tiga Pilar melaksanakan berbagai kegiatan. Ini untuk mengingatkan kembali pengorbanan dan jasa para pahlawan yang telah gugur berjuang dengan darah dan nyawa,” kata dia.
Sebagai kepala desa dua periode, Jamaluddin memastikan kegiatan serupa akan terus digelar setiap tahun. Ia menilai peringatan kemerdekaan menjadi momentum efektif untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai perjuangan kepada anak-anak dan pemuda yang kelak menjadi generasi penerus bangsa.
“Kita akan terus menanamkan jiwa patriotisme terhadap negara kita, terhadap bangsa dan negara, supaya betul-betul cinta NKRI. NKRI harga mati,” tegasnya.