BIMA — Kantor Pertanahan Kabupaten Bima dan Kantor Pertanahan Kota Bima kini memiliki susunan pejabat baru. Delapan pegawai dari lingkungan Kabupaten Bima dan empat pegawai dari Kota Bima resmi diambil sumpahnya untuk menduduki posisi manajerial maupun nonmanajerial dalam agenda yang berlangsung secara virtual, Kamis (13/8/2026).
Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan. Dari sisi Kabupaten Bima, kegiatan ini diikuti langsung dari aula kantor setempat.
Amanah Jabatan: Bukan Sekadar Seremoni
Momen pelantikan ini bukan hanya soal perpindahan posisi, melainkan penguatan tanggung jawab institusi. Sekjen Dalu Agung Darmawan dalam arahannya mengingatkan bahwa setiap jabatan yang diemban adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi demi kemajuan institusi," pesan Dalu Agung dalam sambutannya yang dikutip dari keterangan resmi.
Penekanan pada integritas ini dinilai krusial, mengingat sektor pertanahan bersentuhan langsung dengan kepentingan publik dan rawan konflik kepentingan. Pelayanan yang bersih dan profesional menjadi harga mati bagi institusi.
Target Kinerja: Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi para pejabat baru untuk berbenah. Sekjen Kementerian ATR/BPN meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Dengan struktur baru ini, diharapkan proses administrasi dan pelayanan di Kabupaten Bima dan Kota Bima dapat berjalan lebih efektif. Publik menantikan aksi nyata dari para pejabat yang baru saja mengucapkan sumpah, terutama dalam hal percepatan layanan sertifikasi dan penyelesaian sengketa lahan.