Sekda NTB Ajak Masyarakat Sukseskan Pocari Sweat Run Lombok 2026 di Mandalika, Senam Bersama Digelar di Kantor Gubernur

Penulis: Luthfi Hakim  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 05:19:34 WIB
Sekda NTB Abul Chair mengajak masyarakat sukseskan Pocari Sweat Run Lombok 2026 di Mandalika.

MATARAM — Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan memeriahkan Pocari Sweat Run Lombok 2026. Ajang lari berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di kawasan Mandalika.

Ajakan tersebut disampaikan usai kegiatan senam bersama yang digelar di halaman Kantor Gubernur NTB, Jumat (29/05). Menurut Abul Chair, kegiatan senam bukan sekadar pemanasan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat dan produktif di lingkungan kerja dan masyarakat.

ASN Diminta Jadi Teladan Hidup Sehat dan Kolaboratif

Abul Chair menekankan pentingnya aparatur sipil negara menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat. Ia juga mendorong ASN untuk membangun budaya kolaboratif di tengah masyarakat.

“Kita harus menunjukkan bahwa ASN NTB adalah ASN yang sehat, produktif, penuh energi, dan memiliki semangat kolaborasi,” tegasnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

“Bukan Sekadar Lari, Tapi Promosi Citra Positif NTB”

Menurut Abul Chair, partisipasi dalam event olahraga nasional seperti Pocari Sweat Run Lombok 2026 tidak hanya soal olahraga. Lebih dari itu, keterlibatan masyarakat dan ASN menjadi bagian dari upaya memperkuat citra positif NTB di tingkat nasional.

“Mari kita tunjukkan bahwa NTB bukan hanya indah secara alam, tetapi juga kuat dalam semangat hidup sehat, sportivitas, dan kolaborasi. Kita tidak hanya berlari untuk sehat, tetapi juga membawa nama baik NTB ke tingkat nasional,” pungkasnya.

Abul Chair menambahkan, momentum Pocari Sweat Run 2026 harus terus digaungkan sebagai komitmen bersama membangun semangat hidup sehat dan produktif, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: ampenannews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top