Pencarian

Pemkab Sumbawa Audiensi dengan Dewan Nasional KEK di Jakarta, Perjuangkan KEK Samota Segera Terealisasi

Kamis, 01 Oktober 2026 • 10:31:02 WIB
Pemkab Sumbawa Audiensi dengan Dewan Nasional KEK di Jakarta, Perjuangkan KEK Samota Segera Terealisasi
Rombongan Pemkab Sumbawa mengikuti audiensi dengan Dewan Nasional KEK di Jakarta.

SUMBAWA BESAR — Rombongan Pemkab Sumbawa diterima perwakilan Dewan Nasional KEK dalam pertemuan yang juga dihadiri unsur pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa. Bupati Syarafuddin Jarot datang didampingi Sekretaris Daerah Budi Prasetiyo dan Kepala Bapperida Dedy Heriwibowo.

Dari sisi legislatif, hadir Wakil Ketua I DPRD Sumbawa Berlian Rayes dan Wakil Ketua III Zulfikar Demitry. Kehadiran unsur legislatif itu disebut Bupati sebagai bentuk dukungan politik agar proses regulasi dan penganggaran KEK Samota lebih lancar.

Enam Komoditas Andalan di Kawasan Samota

Syarafuddin menyebut ada enam komoditas unggulan yang bakal menjadi tulang punggung kawasan ini, yakni rumput laut, udang, kerapu, ikan tangkap, bandeng, dan ubur-ubur. Menurutnya, pengelolaan yang tepat pada sektor-sektor itu akan memberi dampak ekonomi langsung bagi warga, di samping sektor pariwisata.

"Ada enam komoditas andalan Samota yakni rumput laut, udang, kerapu, ikan tangkap, bandeng, dan ubur-ubur. Jika itu bisa kita kelola dengan baik akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat disamping sektor pariwisata," ucapnya.

Selain komoditas perikanan dan kelautan, Pemkab Sumbawa menargetkan penguatan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan sentra garam. Pengembangan kawasan juga diarahkan untuk menjaga swasembada pangan, air, dan energi berkelanjutan.

Infrastruktur Darat, Laut, dan Udara Dinilai Sudah Memadai

Dari sisi kesiapan wilayah, Syarafuddin menilai infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara di Sumbawa sudah memadai. Kondisi itu dinilai bisa memperkuat arus kunjungan wisatawan begitu KEK beroperasi.

Ia optimistis KEK Samota akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumbawa. Potensi alam, budaya, dan wisata minat khusus di kawasan tersebut disebutnya sebagai modal pembangunan yang harus dikelola maksimal.

"Potensi tersebut harus kita kelola sebaik-baiknya sebagai salah satu modal pembangunan untuk mengeksplorasi kemajuan ekonomi di Pulau Sumbawa," tambahnya.

Dorong Penguatan Kapasitas Fiskal Daerah

Bupati menyebut pengembangan KEK Samota juga diharapkan memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk pendanaan pembangunan. Skema kawasan ekonomi khusus memungkinkan masuknya investasi lebih besar dibandingkan skema pembangunan biasa.

Pertemuan di Jakarta itu menjadi bagian dari ikhtiar Pemkab Sumbawa mendorong realisasi KEK Samota yang sudah lama masuk pembahasan pemerintah pusat. "Pertemuan ini menjadi bagian dari ikhtiar kami dalam mendorong pengembangan KEK Samota bisa segera terwujud setelah menjadi wacana pemerintah sejak beberapa tahun terakhir," kata Syarafuddin.

Langkah berikutnya menunggu proses di Dewan Nasional KEK. Dukungan DPRD Sumbawa diharapkan mempercepat tahapan regulasi dan penganggaran yang dibutuhkan untuk operasionalisasi kawasan.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks