Pencarian

Komisi II DPRD NTB Ingatkan Pemprov dan Pemkab Loteng, Rekonstruksi Kampung Adat Sade Jangan Asal Kebut demi MotoGP Mandalika 2026

Rabu, 23 September 2026 • 13:01:02 WIB
Komisi II DPRD NTB Ingatkan Pemprov dan Pemkab Loteng, Rekonstruksi Kampung Adat Sade Jangan Asal Kebut demi MotoGP Mandalika 2026
Ketua Komisi II DPRD NTB Lalu Pelita Putra menyampaikan pernyataan terkait rekonstruksi Kampung Adat Sade.

MATARAM — Ketua Komisi II DPRD NTB Lalu Pelita Putra menegaskan rekonstruksi Kampung Adat Sade harus berpijak pada pemulihan nilai budaya, bukan semata mengejar tenggat perhelatan MotoGP Mandalika 2026. Politikus PKB itu menyampaikan hal tersebut usai menyoroti rencana pembangunan ulang kampung adat yang terbakar pada Sabtu, 22 Agustus 2026 lalu.

Komisi II DPRD NTB membidangi urusan pariwisata. Pihaknya menilai Sade merupakan ikon wisata budaya NTB yang merepresentasikan budaya suku Sasak melalui arsitektur, tata perilaku, benda pusaka, pakaian tenun, hingga kesenian.

Rumah Adat dan Alang Wajib Kembali dalam Rekonstruksi

Menurut Lalu Pelita Putra, rumah adat dan alang atau lumbung harus menjadi bagian penting yang wajib dikembalikan dalam rekonstruksi. Keduanya disebut sebagai elemen yang tidak terpisahkan dari identitas kampung adat tersebut.

"Kami tidak menghendaki rekonstruksi Kampung Adat Sade hanya mengejar event MotoGP Mandalika, khawatirnya nanti pembangunan konstruksinya asal jadi, sehingga nilai budaya lokal diabaikan," tegas Pelita Putra pada Selasa (22/9).

Ia menilai penataan bangunan yang berdekatan di Sade merupakan bagian dari karakter kehidupan komunal masyarakat Sasak. Pola itu, katanya, menyimpan memori kolektif warga soal bentuk, fungsi, dan peninggalan budaya yang sebelumnya ada di sana.

Kebakaran Sade Disebut Kebakaran Kebudayaan

Lalu Pelita Putra menyebut peristiwa yang menghanguskan kampung adat itu tidak bisa diperlakukan sebagai musibah biasa. Menurutnya, ada dimensi budaya yang ikut hilang dan harus dipulihkan dengan hati-hati.

"Kebakaran Kampung Sade ini, bukan sekadar kebakaran biasa. Tapi ini adalah kebakaran kebudayaan. Jadi, enggak bisa penangananya asal kejar target MotoGP langsung bisa dilakukan. Tapi perlu cari waktu yang tepat dan hati-hati," ujar Pelita Putra.

Ia berharap Pemprov NTB dan Pemkab Loteng duduk bareng dengan tokoh masyarakat Desa Sade. Tujuannya menentukan nilai budaya mana yang harus dikembalikan lebih dulu dalam proses pembangunan ulang.

Teknologi Boleh Dipakai, Warga Sade Diminta Dilibatkan

Komisi II DPRD NTB tidak menutup opsi penggunaan teknologi dalam rekonstruksi. Lalu Pelita Putra menyebut pembangunan ulang bisa memakai sentuhan teknologi, misalnya rumah aman yang dilengkapi perangkat pendukung.

"Silahkan dilakukan pembangunan ulang dengan sentuhan teknologi. Misalnya rumah aman dengan dilengkapi tekhnologi, tapi desaian, dan tata letak bangunan agar bisa melibatkan masyarakat Sade," tegasnya.

Ia menekankan desain dan tata letak bangunan tetap harus melibatkan warga Sade. Pelibatan itu dinilai penting agar hasil rekonstruksi tidak kehilangan karakter komunal yang selama ini melekat pada kampung adat tersebut.

Museum Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum MotoGP Mandalika

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTB mendorong pembangunan Museum Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah tuntas sebelum MotoGP Mandalika 2026. Perhelatan itu dijadwalkan berlangsung pada 9-12 Oktober 2026.

Pembangunan museum menjadi salah satu upaya Pemprov NTB menggerakkan kembali ekonomi warga Dusun Sade pascakebakaran. Kampung adat itu terbakar hangus pada Sabtu, 22 Agustus 2026 lalu.

Dorongan Komisi II DPRD NTB menambah tekanan agar jadwal penuntasan proyek tidak mengorbankan kaidah pelestarian budaya. Pemprov NTB dan Pemkab Loteng belum menyampaikan respons resmi atas permintaan duduk bersama tokoh masyarakat Sade tersebut.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks