Pencarian

Harga Pertalite di Sembalun Tembus Rp 16 Ribu per Liter, Petani dan Wisatawan Keluhkan Beban Ekonomi

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:19:01 WIB
Harga Pertalite di Sembalun Tembus Rp 16 Ribu per Liter, Petani dan Wisatawan Keluhkan Beban Ekonomi
Petani di Sembalun membeli Pertalite eceran seharga Rp16 ribu per liter akibat jarak tempuh 25 kilometer ke SPBU terdekat.

LOMBOK TIMUR — Ketiadaan SPBU di Kecamatan Sembalun memaksa warga dan wisatawan bergantung pada penjualan BBM eceran dengan harga yang melambung tinggi. Selisih harga ini menjadi beban tambahan, terutama bagi para petani yang membutuhkan bahan bakar untuk mengoperasikan mesin pompa air dan rotari di lahan pertanian.

Seorang petani asal Sembalun, Eki, mengaku heran dengan lonjakan harga yang terjadi. Menurutnya, kenaikan harga Pertamax justru ikut menyeret harga Pertalite eceran yang selama ini menjadi andalan warga.

"Dulu harganya eceran Rp12 ribu. Saya heran, pas Pertamax naik kok Pertalite juga ikut naik. Apalagi harga Pertamax di pom bensin sekitar Rp15.900, sedangkan di sini satu liter atau satu botol dijual Rp20 ribu," ujarnya, Minggu, 23 Agustus 2026.

Jarak Tempuh 25 Kilometer ke SPBU Terdekat

Pilihan untuk membeli BBM langsung ke SPBU sebenarnya tersedia, namun terkendala jarak tempuh yang jauh. Dari kawasan Sembalun, jarak menuju SPBU terdekat berkisar antara 19 hingga 25 kilometer.

Kondisi geografis inilah yang membuat warga lebih memilih membeli BBM eceran meskipun harus membayar lebih mahal. "Kalau mau beli ke SPBU memang harganya lebih murah, tetapi jaraknya cukup jauh. Untuk kebutuhan sehari-hari, akhirnya kami lebih memilih beli eceran meskipun harganya lebih mahal," tutur Eki.

Wisatawan Kaget dengan Selisih Harga BBM

Persoalan harga ini tidak hanya dirasakan warga lokal, tetapi juga para wisatawan yang berkunjung ke Sembalun. Mahmudi, seorang wisatawan, mengaku terkejut ketika mengetahui harga Pertamax di kawasan tersebut mencapai Rp 20 ribu per liter.

"Saya cukup kaget, karena di bawah atau di luar Sembalun harganya tidak semahal ini. Pertalite masih ada yang Rp12 ribu, paling Rp13 sampai Rp14 ribu. Kalau Pertamax sekitar Rp17 sampai Rp18 ribu," ungkapnya.

BBM Jadi Kebutuhan Krusial Petani dan Sektor Pariwisata

Ketersediaan BBM dengan harga wajar dinilai krusial bagi dua sektor utama di Sembalun. Bagi petani, bahan bakar merupakan kebutuhan vital untuk menjalankan aktivitas pertanian, terutama saat musim kemarau tiba dan mesin pompa air harus bekerja ekstra. Sementara bagi wisatawan, bahan bakar menjadi penunjang utama perjalanan menuju sejumlah destinasi di kawasan tersebut.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mencari solusi atas persoalan ini. Mereka menilai, akses BBM dengan harga yang lebih wajar dapat membantu menekan beban pengeluaran masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Sembalun.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks