Pencarian

Kekeringan di Lombok Timur Meluas ke 5 Kecamatan, BPBD Kerahkan Satu Tangki Air Bersih Setiap Hari

Selasa, 18 Agustus 2026 • 13:29:31 WIB
Kekeringan di Lombok Timur Meluas ke 5 Kecamatan, BPBD Kerahkan Satu Tangki Air Bersih Setiap Hari
BPBD Lombok Timur mengerahkan satu unit tangki air bersih setiap hari untuk warga di lima kecamatan terdampak kekeringan.

LOMBOK TIMUR — BPBD Lombok Timur mengoperasikan satu unit tangki air bersih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan warga di wilayah yang mulai kesulitan mendapatkan sumber air. Distribusi dilakukan secara berkala dengan volume sekitar 25 ribu liter sebanyak dua kali dalam sepekan untuk sejumlah desa di Kecamatan Jerowaru.

Desa yang menerima pasokan air bersih antara lain Sekaroh, Teluk Dalem, Ketangga, Tanjung Luar, Perigi, dan Serewe. Kondisi serupa juga mulai dirasakan warga di wilayah Sembalun dan Montong Gading, termasuk Dusun Keselet.

Puncak Kekeringan Diprediksi Terjadi pada Akhir Agustus hingga September

BPBD memperkirakan puncak kekeringan berpotensi terjadi pada akhir Agustus hingga September. Meski belum masuk kategori ekstrem, di sejumlah titik sumber air mulai sulit diperoleh.

Kepala BPBD Lombok Timur Lalu Mulyadi menyebut kondisi saat ini masih moderat. Pemerintah daerah belum mengajukan anggaran khusus untuk penanganan kekeringan.

"Belum ada penganggaran khusus. Kalau sudah meluas dan masuk kategori ekstrem, akan kita pertimbangkan. Saat ini kondisinya masih moderat," ujar Mulyadi.

Penanganan Kekeringan Libatkan MMI, PMI, dan BBWS

Penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan BPBD. Pemerintah daerah menggandeng komunitas Masyarakat Madani Indonesia (MMI), Palang Merah Indonesia (PMI), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta kepolisian untuk memperluas jangkauan distribusi air bersih.

Pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Penyaluran air bersih akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan kondisi di lapangan.

Warga Diminta Segera Lapor Jika Kesulitan Air Bersih

BPBD mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Warga juga diminta menghemat penggunaan air dan memprioritaskan untuk kebutuhan dasar, terutama minum dan memasak.

Penambahan anggaran akan dipertimbangkan apabila kekeringan meluas dan mencapai kondisi ekstrem. Saat ini, BPBD menilai kondisi masih dalam kategori moderat sehingga penanganan dilakukan dengan sumber daya yang tersedia.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ampenannews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks