Pencarian

Wabup Lombok Barat Nurul Adha Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK soal Kasus OTT Bupati LAZ dan PT AMGM

Kamis, 13 Agustus 2026 • 19:15:01 WIB
Wabup Lombok Barat Nurul Adha Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK soal Kasus OTT Bupati LAZ dan PT AMGM
Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, selesai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di BPKP NTB, Kamis (13/8/2026).

MATARAM — Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, rampung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK di kantor Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB. Pemeriksaan yang berlangsung Kamis (13/8/2026) itu berlangsung alot dengan puluhan pertanyaan yang diajukan penyidik. Topik yang digali bukan hanya seputar kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Lalu Ahmad Zaini, tetapi juga menyangkut pengelolaan perusahaan daerah.

Pendalaman Materi Seputar PT AMGM dan Hubungan dengan Tersangka

Nurul Adha mengungkapkan, penyidik mendalami pengetahuannya tentang operasional PT AMGM, perusahaan air minum daerah di Lombok Barat. Ia juga ditanya mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dirinya sebagai wakil bupati dalam pengawasan perusahaan tersebut.

"Ya dimintai (keterangan), misalnya apa yang saya pahami tentang PDAM (PT AMGM). Apa peran dan tupoksi saya sebagai Wakil Bupati. Itu saja," ujar Nurul Adha usai pemeriksaan di kantor BPKP NTB, Kamis.

Selain itu, penyidik menggali hubungan kerja antara Nurul Adha dengan tiga tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah LAZ, Direktur Utama PT AMGM Sudirman, dan Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (PT MSI) Alvonsus Gani.

"Apakah selain apa hubungan pekerjaan, gitu kan. Kemudian dengan Dirut yang sudah diberhentikan, kenal apa tidak. Seputar itu. Normatif," ungkapnya membeberkan materi pertanyaan penyidik.

Pemeriksaan Berlanjut, KPK Belum Beri Keterangan Resmi

Nurul Adha menyebut pemeriksaan kali ini baru merupakan tahap pendalaman. Ia memastikan akan kembali memenuhi panggilan penyidik untuk pemeriksaan lanjutan. "Baru pendalaman saja. Dilanjutkan lagi nanti. Masih ada lanjutan nanti," imbuhnya.

Pantauan di lokasi, pemeriksaan terhadap Nurul Adha sempat terhenti sejenak untuk istirahat makan dan salat sebelum kemudian dilanjutkan kembali oleh tim penyidik. Hingga berita ini diturunkan, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, belum merespons konfirmasi terkait materi dan kelanjutan pemeriksaan tersebut.

Kasus ini bermula dari OTT yang dilakukan KPK terhadap LAZ. Dalam operasi senyap tersebut, KPK turut mengamankan sejumlah uang dan barang bukti elektronik. LAZ, Sudirman, dan Alvonsus Gani telah ditetapkan sebagai tersangka. KPK masih terus mendalami aliran uang dan melengkapi alat bukti untuk menentukan pasal yang akan disangkakan.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks