Pencarian

Waket DPR RI Sari Yuliati Serahkan Beasiswa PIP di Mataram, Ratusan Ribu Kuota Disediakan untuk Siswa NTB

Kamis, 06 Agustus 2026 • 08:55:32 WIB
Waket DPR RI Sari Yuliati Serahkan Beasiswa PIP di Mataram, Ratusan Ribu Kuota Disediakan untuk Siswa NTB
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar secara simbolis kepada siswa di SDN 115 Mataram, Rabu (5/8).

MATARAM — Wakil Ketua DPR RI, Hj. Sari Yuliati, menyerahkan bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) secara simbolis di SDN 115 Mataram pada Rabu (5/8). Program dari pemerintah pusat ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu untuk membantu memenuhi kebutuhan biaya pendidikan.

Penyerahan simbolis itu dihadiri langsung oleh perwakilan siswa yang dipanggil ke depan. Sari Yuliati menyebut kehadirannya di sekolah tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan yang sudah berjalan.

“Kehadiran saya di sini dalam rangka memberikan secara simbolis beasiswa PIP di mana beasiswa tersebut sudah tersampaikan dan sudah dirasakan manfaatnya,” ujar Sari Yuliati, Rabu (5/8).

Kuota PIP NTB Capai Ratusan Ribu, Puluhan Ribu untuk Lombok

Anggota DPR RI Dapil NTB II itu menjelaskan, PIP menyasar tiga jenjang pendidikan sekaligus. Program ini berlaku untuk siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, serta KIP bagi mahasiswa.

Prioritas utama program ini adalah keluarga yang membutuhkan. Di tingkat provinsi, kuota beasiswa PIP mencapai ratusan ribu penerima.

Dari jumlah tersebut, puluhan ribu di antaranya dialokasikan untuk siswa di Pulau Lombok. Sari Yuliati menegaskan bantuan ini diprioritaskan bagi keluarga yang memenuhi syarat.

SDN 115 Mataram Diusulkan Terima Renovasi Kelas Rp 1 Miliar-Rp 2 Miliar

Selain penyaluran beasiswa, sekolah ini juga masuk daftar usulan penerima program renovasi ruang kelas. Dana tersebut berasal dari APBN dengan kisaran anggaran Rp1 miliar hingga Rp2 miliar.

“Nanti SDN 40 Ampenan atau SDN 115 Mataram ini nanti saya usulkan menjadi salah satunya. Nilai anggaran sekitar Rp 1 miliar – Rp2 miliar. Tapi itu biaya APBN, jadi tentu ada syarat dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Program renovasi ini direncanakan menyasar ruang kelas yang membutuhkan perbaikan. Namun, proses pencairan anggaran tetap mengikuti ketentuan yang berlaku dari pemerintah pusat.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks