MATARAM — Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UBG, Lilik Widyawati, menyebut kemenangan ini buah dari latihan konsisten dan disiplin tinggi para atlet. “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah mengharumkan nama Universitas Bumigora melalui prestasi di bidang olahraga,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Suara NTB, baru-baru ini.
Lilik menambahkan bahwa kampus berkomitmen penuh mendukung pengembangan bakat mahasiswa melalui program pembinaan dan pendampingan. “Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa UBG memiliki potensi yang luar biasa dan mampu bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai institusi,” katanya.
Daftar Peraih Medali: Dari Ilmu Komputer hingga Hukum
Dari sembilan mahasiswa yang meraih prestasi, tiga di antaranya berhasil menjadi juara pertama. Yazid Arrizal Akbar dan Ramzy Maulana, keduanya dari Program Studi Ilmu Komputer, masing-masing menyabet Juara 1 Kyorugi Pemula Senior Putra. Sementara itu, Latifa Berliana Putri dari Desain Komunikasi Visual menjadi yang terbaik di nomor Poomsae Pemula Senior Putri.
Kategori Juara 2 juga didominasi mahasiswa Ilmu Komputer. Muhammad Ghazi Sahasika Putra dan Raditya Anwar masing-masing meraih posisi kedua di nomor Kyorugi Pemula Senior Putra dan Kyorugi Prestasi Senior Putra. Dari nomor putri, Lola Apriza (Hukum), Wana Rizki Ramadhani (Ilmu Komputer), dan Nasriani Ayuningsih (Ilmu Komputer) sama-sama finish sebagai runner-up Kyorugi Pemula Senior Putri.
Melengkapi daftar, I Gede Nala Amertha Ditha dari Manajemen meraih Juara 2 Kyorugi Pemula Senior Putra.
Komitmen Kampus: Bukan Sekadar Akademik
Lilik Widyawati menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar angka. Pihaknya akan terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berpartisipasi di kompetisi regional, nasional, hingga internasional. “Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan mereka, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.
Universitas Bumigora, yang berbasis di Kota Mataram, memang gencar mendorong lahirnya generasi muda berkarakter lewat jalur olahraga. Keberhasilan di taekwondo ini menjadi bukti bahwa atmosfer kompetitif di kampus tak hanya terasa di ruang kuliah, tetapi juga di dojang. (r)